SPESIAL

USTADZ ABU AQILA

ABOUT BR

Tutup About Bengkel Rohani

Tutup Herbal

Tutup Jadwal Praktek

Tutup Pondok Zakat

Tutup Program Kegiatan

INFO & ARTIKEL

Tutup Alam Gaib

Tutup Aqidah

Tutup Berita

Tutup Dunia Islam

Tutup Humor Hidup Sehat

Tutup Indah Ramadhan

Tutup Indahnya Hidayah

Tutup Keluarga Muslim

Tutup Kemerdekaan

Tutup Kesehatan

Tutup Kisah dan Akhlaq Teladan

Tutup Lebaran

Tutup Ruqyah

Tutup Tahukah Anda???

Tutup Taujih & Tadzkirah

Tutup Tips dan Trik

Tutup Tokoh Islam

WAKTU SHOLAT
RENUNGAN



"Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar".
(Umar bin Khattab)







"Nabi saw. bersabda, "Hubungilah kerabatmu walau hanya dengan memberi salam kepadanya."




"Hendaklah engkau menjadi orang yang berilmu atau yang belajar atau mendengar ilmu, dan janganlah engkau menjadi orang ke empat yakni yang tidak termasuk salah seorang dari kelompok orang di atas agar engkau tidak binasa."
(Abu Darda)




"Orang yang jahat akan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya, dengan santai dapat diusirnya hanya dengan mengibaskan tangan. Adapun seorang mukmin melihat dosa-dosanya bagaikan duduk di bawah kaki gunung yang siap menimpanya".
(HR. Al-Bukhori)




"Amal apakah yg paling dicintai Allah?" Rasulullah berkata,"yg dikerjakan secara tetap walaupun sedikit." Sabdanya lagi,"Lakukanlah amal perbuatan yang sanggup kamu lakukan"
(HR. Bukhori)




“Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku. Kalau ia berprasangka baik, maka ia akan mendapatkan kebaikan. Bila ia berprasangka buruk, maka keburukan akan menimpanya”
(Hadist Qudsi)




"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain"
(Al-hadits)




Jika engkau cinta maka dakwah adalah tadhhiyah (pengorbanan). Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta. Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima, Karena yang di sisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka. Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda

PENGUNJUNG

   pengunjung

   visitors online

Selamat datang di Official Website Bengkel Rohani


10 Berita terakhir


alhamdulilah anak sekarang bisa tenang diam dirumah - oleh pranoko 11/09/2011 ¤ 08:36

baru saja kemarin dari bengkel rohani alhamdulilah anak saya mau pulang ke rumah,, padahal sebelumnya dirumah kayanya seperti di neraka, sampai2 ngajak pindah rumah. padahal sejak kecil dia dirumah ini sampai umur 17 thn gak pernah ada kejadian seperti sekarang. seminggu kemarin sama sekali tidak mau menginjak rumah,, sampai2 sy menemani dia tidur di rumah saudara .tapi alhamdulilah setelah sabtu kemarin pulang berobat ke Bengkel Rohani Bekasi langsung anak bisa diajak pulang kerumah dan sampai sekarang hari minggu dia tenang dan nyaman dirumah,, mudah2an selamanya,,,, amin,,,,. alhamdulilah ya Alloh,,,, terimakasih pak ustad dan doakan keluarga saya,,, menjadi keluarga yg selalu ingat pada Alloh swt.

Selengkapnya ... Selengkapnya...


Tentang Mau LOgin Kesitus bengkelrohani - oleh sukardi 10/09/2011 ¤ 22:21

Assasmualaikum kepada Ustadz Abu Aqila
Gini saya sudah menjadi Member bengkelrohani pas saya disconect dan saya mau login lagi kok gak mau dan kalao bisa Ustad kirimkan saja Username Dan Password ke E-mail saya :kardiumien@gmail.com
saya dengan sangat mohon bantuan nya.....

Selengkapnya ... Selengkapnya...


MIMPI BURUK - oleh IkaMaiyastri 17/08/2011 ¤ 13:26

Assalamu 'alaikum ustadz..Saya sering sekali mengalami mimpi buruk.. terkadang saya melihat sesuatu yang menakutkan dan terkadang tidak melihat hal yang menakutkan di mimpi saya.. tetapi ketika saya ingin bangun, semua anggota tubuh saya sulit untuk digerakan, saya merasa sulit untuk bangun dari tidur saya.. rasanya seperti ruh dan jasad saya tidak menyatu.. bahkan saya dapat melihat tangan kanan saya ada 2 yang 1 jasad dan yang 1 lagi ruh.. entah itu nyata atau saya masih bermimpi.. dan yang merasakan hal seperti ini bukan hanya saya adik dan ayah saya pun sering mengalami hal ini.. kenapa hal ini bisa terjadi ya ustadz? apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi hal ini? karena hal ini sangat mengganggu, tidur seharusnya untuk beristirahat tetapi malah membuat saya lelah karena harus berusaha keras untuk bangun dari tidur saya.. saya harap ustadz berkenan membantu saya.. terimakasih sebelumnya.. wassalamu 'alaikum..

Selengkapnya ... Selengkapnya...


MENJADI ANAK YANG SHOLEH - oleh FERY 14/06/2011 ¤ 09:46

ASS WR WB,SAYA MEMPUNYAI ANAK LAKI2 UMUR 16 TAHUN BERNAMA FARHAN MUNIF KELAS 1 SMA ANAK TERSEBUT SERING MEMBANTAH KEPADA KEDUA ORANG TUA DAN SUSAH SEKALI UNTUK MENJALANKAN SHOLAT WAJIB KECUALI DI PERINTAH ORANG TUA.KALAU SUDAH BERMAIN D LUAR RMH TIDAK PERNAH MEMBERI KABAR PADA ORANG TUA DAN TIDAK MENGENAL WAKTU.BAGAIMANA SOLUSI PAK USTADZ.UNTUK MENJADI ANAK YANG SOLEH.

Selengkapnya ... Selengkapnya...


Jam Raksasa di Dekat Kabah Alami Kebakaran - oleh Admin 02/03/2011 ¤ 17:02

MAKKAH - Sebuah kebakaran besar terjadi di salah satu menara gedung King Abdul Aziz Endowment - rumah menara jam tertinggi di Makkah pada hari Selasa. Kebakaran itu sempat membuat panik jamaah umrah di Masjidilharam yang tengah thawaf dan sai.

Kebakaran mengakibatkan pemadaman listrik di sekitar Masjidil Haram selama lebih dari satu jam, seorang sumber mengatakan kepada Arab News. Tidak ada laporan kematian atau cidera dalam insiden itu.

Petugas pemadam kebakaran bergegas ke lokasi dan warga dievakuasi dari bangunan dengan bantuan anggota masyarakat. Pertahanan Sipil juga memotong sambungan listrik ke menara sebagai bagian dari upaya untuk mencegah menjalarnya api.Saksi mata mengatakan mereka melihat asap tebal mengepul keluar dari gedung.

Menurut laporan awal, api mulai di ruang generator. Namun listrik kembali menyala setelah api dipadamkan.

Letnan Kolonel Ali Al-Muntashri, juru bicara Pertahanan Sipil, mengatakan pihaknya mengirim tim penyelamat 15 dan 10 tim bantuan pertama ke lokasi kebakaran. Namun tak ditemukan korban luka atau cidera serius lain.

Penyelidikan telah diluncurkan untuk memastikan penyebab kebakaran, katanya. Perusahaan Listrik Saudi juga mengirimkan lima tim untuk mengatasi masalah itu.

Sumber : republika / arab news

Selengkapnya ... Selengkapnya...


Pengikut Ahmadiyah Dilarang Ibadah Haji - oleh Admin 02/03/2011 ¤ 16:59

JAKARTA - Kementerian Agama melarang anggota jemaah Ahmadiyah untuk menunaikan ibadah haji atau umrah. Karena merujuk pada fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang Ahmadiyah sehingga menjaga kesucian kota suci Makkah dan Madinah yang terlarang dimasuki oleh warga non muslim.

"Pelarangan merujuk fatwa MUI, Kemenag tidak akan beri ijin Ahmadiyah pergi haji atau umrah," kata Menteri Agama Suryadharma Ali saat berdialog dengan pengurus Forum Umat Islam dan Front Pembela Islam di operation room Kementerian Agama Jakarta, Rabu (2/3).

Fatwa MUI tahun 2005 memperkuat fatwa MUI tahun 1980 yang menetapkan bahwa Aliran Ahmadiyah berada di luar Islam, sesat dan menyesatkan, serta orang Islam yang mengikutinya adalah murtad (keluar dari Islam).

Menag menyatakan, bahwa prinsip dasar Ahmadiyah tidak bisa ke Makkah atau Madinah karena mereka bukan Islam. "Itu kota yang terlarang bagi non muslim," imbuh Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini.

Alasan tersebut, imbuhnya lagi, karena dalam masalah haji Kementerian Agama senantiasa merujuk pada fatwa MUI, seperti halnya masalah vaksin meningitis. "Seperti vaksin kalau kata MUI halal kita pakai, kalau haram tidak dipakai. Bahkan pernah sudah dibeli, tapi karena kata MUI haram, ya tidak kita pakai," jelas Suryadharma Ali.

Menag mengakui, identitas mereka sulit dikontrol karena dalam kartu tanda penduduk dicantumkan agama Islam. "Secara kewajiban harus syar`i harus ada penegasan, seperti mengisi formulir yang menyatakan bukan Ahmadiyah," katanya.

Sumber : situs Depag RI

Selengkapnya ... Selengkapnya...


Bahas Ahmadiyah, MUI dan Mendagri Kembali Bertemu - oleh Admin 02/03/2011 ¤ 16:40

JAKARTA - Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi untuk membahas tentang Ahamdiyah. Ketua MUI Amidhan, di Jakarta, Selasa, mengatakan usulan MUI adalah agar Ahmadiyah dibubarkan, atau minimal dibekukan. "Karena kalau tidak, akan terus menjadi permasalahan yang tidak berhenti," katanya usai pertemuan yang juga dihadiri perwakilan dari pengurus MUI Jawa Barat, Banten, dan Bogor.

Amidhan menuturkan saat ini yang terpenting adalah adanya kesepakatan bahwa Surat Keputusan Bersama (SKB) adalah solusi sementara. Dengan demikin , harus ada solusi permanen agar kejadian bentrokan seperti yang terjadi di Cikeusik dan daerah lainnya di Indonesia, tidak terjadi kembali. "Kita tentu menyerahkan pada pihak yang punya kewenangan," katanya.

Terkait dengan sejumlah daerah yang melarang aktivitas Ahmadiyah, Amidhan mengatakan itu berarti daerah menolak Ahmadiyah.

Sementara itu, Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan pemerintah masih terus melakukan kajian terkait dengan Ahmadiyah. Usulan dari MUI ini menjadi masukan bagi pemerintah, ujarnya. "Kita jadikan ini "input" (masukan, red)untuk mengevaluasi SKB yang ada. Apakah masih efektif, maksimal penggunaannya, atau masih perlu penyesuaian-penyesuaian," katanya.

Gamawan menegaskan pemerintah perlu melakukan kajian yang mendasar untuk merumuskan solusi permanen. Mendagri berharap, semua masukan diterima oleh pemerintah pada Maret ini. Sementara itu, ratusan aktivis Forum Umat Islam (FUI), Selasa, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar menerbitkan keputusan presiden (peppres) tentang pembubaran Ahmadiyah di Indonesia.

"Jika tuntutan tidak dipenuhi, kita akan menginap di depan Istana Presiden," kata salah satu anggota FUI yang berorasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Massa yang tergabung dalam FUI itu, menuntut pemerintah segera mengeluarkan keputusan larangan penyebaran ajaran Ahmadiyah yang dianggap sesat.

Sumber : republika

Selengkapnya ... Selengkapnya...


Menag: Masih Ada Pihak yang Memberi Stigma Negatif Kepada Umat Islam - oleh Admin 01/03/2011 ¤ 11:32

TASIKMALAYA - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, hingga kini masih ada pihak yang memberi pandangan kepada umat Islam dengan stigma atau lebel negatif.

Mereka memberi pencitraan buruk terharap umat Islam dengan beragam stigma; seperti Islam teroris, aliran keras dan tak punya toleransi dalam kehidupan pluralistik, katanya saat meresmikan Masjid Baiturahman, Kabupaten Tasikmalaya, Senin.

Islam dicitrakan buruk. Bahkan lebih dari itu, bahwa umat Islam tak bisa hidup dalam toleransi dengan agama lain. Padahal, fakta yang ada umat Islam mampu hidup dengan umat beragama lain, katanya.

Islam adalah pembawa rahmatulilalamin. Pembawa rahmat bagi seluruh umat. Ia melihat ada pihak yang ingin merusak aqidah Islam dengan pencitraan buruk tersebut.

Untuk itu, menjadi tanggung jawab para ulama untuk meluruskan semua hal itu bahwa sejatinya umat Islam mampu hidup bertoleransi dalam kemajemukan dan mampu menjaga tata krama dan etika dalam pergaulan kehidupan sehari-hari.

Ia berharap, kehadiran masjid megah di Tasikmalaya dapat menjadi inspirasi untuk mendorong umat Islam di kawasan itu untuk menjaga kehidupan toleransi, menjaga lingkungan hidup, dan peningkatan ketaqwaan kepada Allah. "Makmurkan masjid ini," pinta Suryadharma Ali.

Pada bagian lain, ia pun minta agar ulama di sini untuk menjaga putra-puteri di Tasikmalaya dari degradasi ahlak. Untuk menjaga itu, diharapkan kegiatan program magrib mengaji ditingkatkan.

Jaga pula umat dari tindakan anarkis, karena belakangan ini umat bagai rumput kering yang mudah terbakar akibat sesuatu hal. "Ini merupakan tanggung jawab kita semua," ujar Menag.

Sumber : situs Depag RI

Selengkapnya ... Selengkapnya...


MUI Tetapkan Ajaran Sabda Kusuma Sesat - oleh Admin 28/02/2011 ¤ 13:59

SEMARANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah menetapkan, ajaran Sabda Kusuma yang menyebar di Kudus dengan pelopor Kusmanto alias Raden Sabda Kusuma, warga Kauman RT 1 RW 1 Kecamatan Kota Kudus, sesat karena beberapa ajarannya menyimpang dari syariat Islam.

Ketua Umum MUI Jateng, KH Ahmad Darodji menuturkan, ajaran Sabda Kusuma berisi pemelintiran Nabi terakhir bukan Muhammad, melainkan Barnabas yang akan muncul di akhir zaman dengan membawa Kitab Injil (Injil Barnabas).

"Selain itu, mereka meyakini Imam Mahdi sebagai nabi, Nabi Isa akan turun di Masjid “Al-Aqsho” Menara Kudus Jateng, serta R Sumawinata bin P Nata Giri bin R Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati) alias ayah angkat Sabda Kusuma diakui telah mengalami reinkarnasi. Ini kan meresahkan umat," tuturnya.

Menurut salah seorang Ketua MUI Jateng, Prof Dr H Nashruddin Baidan MA, keputusan itu didasarkan dari Kajian Komisi Fatwa MUI Jateng dan MUI Kudus terhadap buku Sabdaning-Suma, Syahadat Ma’rifat, Sabdaku-Suma Ilmu Thoriq dan Alam Pengaturannya.

Selain itu, hasil klarifikasi MUI Kudus terhadap penganut ajaran Sabda Kusuma, rapat koordinasi dengan dinas terkait dan jajaran Muspida Plus sejak tahun 2009, serta fakta dan data Polres Kudus.

Sebelumnya, berdasarkan penelitian Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang Sabda Kusuma dinyatakan tidak sesat. Pasalnya, pokok-pokok ajaran yang dicetuskan Raden Sabda Kusuma itu berisi tentang ajaran tasawuf yang di antaranya mengajarkan ketauhidan, hikmah dari kehidupan para Nabi.

Menyimpang

Dalam penelitian tersebut, pokok ajaran Sabda Kusuma yang dianggap menyimpang, yakni tuduhan mengubah syahadat tauhid dan rasul. Dinyatakan pula bahwa selama proses penyelidikan polisi, tuduhan itu tidak terbukti.

Terkait fatwa sesat tersebut, maka Kiai Darodji mengimbau agar pihak yang sudah telanjur mengikuti ajaran Sabda Kusuma, segera kembali kepada ajaran Islam yang benar.

"Umat harus memegang fatwa MUI demi menjaga kemurnian akidah Islam. Mohon pihak yang berwenang untuk memperingatkan dan membina kelompok ajaran Sabda Kusuma, supaya tidak menimbulkan keresahan yang berkepanjangan," ungkapnya.

Di sisi lain, pihaknya menuntut pemerintah agar meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan Agama Islam di lingkungan sekolah serta meningkatkan kesadaran orang tua dalam melaksanakan pendidikan agama melalui keluarga.

Sementara seluruh ormas keagamaan, harus selalu berusaha meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan agama di kalangan umat Islam. Selain itu, harus memberi perlindungan dan pembinaan terhadap umat Islam terutama daerah miskin dan daerah minoritas Muslim.

"Ini dalam rangka penguatan akidah umat dari ancaman pemurtadan, pendangkalan akidah, dan penyimpangan paham keagamaan atau aliran sesat," kata Darodji.

Sumber : situs mui

Selengkapnya ... Selengkapnya...


Hasyim Muzadi: Pisahkan Pengikut Ahmadiyah dari Organisasinya - oleh Admin 25/02/2011 ¤ 15:58

JAKARTA - Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyatakan harus ada upaya memisahkan masyarakat awam yang menjadi pengikut Ahmadiyah dari organisasi aliran itu untuk selanjutnya dibimbing ke arah Islam yang benar.

"Banyak pengikut Ahmadiyah yang sebenarnya awam. Mereka ini hanya 'korban', jadi tidak tepat kalau dimusuhi," kata Hasyim di Jakarta, Kamis.

Hasyim mengatakan tidak sedikit masyarakat awam yang menjadi pengikut Ahmadiyah karena alasan ekonomi mengingat organisasi itu memberikan santunan kepada pengikutnya.

Oleh karena itu, katanya, selain pembinaan keislaman, juga harus dipikirkan pemberian bantuan kesejahteraan kepada masyarakat yang menjadi pengikut Ahmadiyah. "Yang pintar-pintar dan kaya-kaya itu, kan, pengurusnya, termasuk juru dakwahnya. Mereka ini tentunya lebih sulit untuk diarahkan, jadi dicekal saja agar tidak menyebarluaskan ajarannya seperti yang diatur dalam SKB. Mereka inilah yang harus dicekal," katanya.

Terkait penanganan jemaah Ahmadiyah, menurut Hasyim, hanya ada dua opsi yakni menjadi agama sendiri di luar Islam atau kembali ke Islam yang benar. "Jika tidak mau ke jalan Islam yang benar, ya, sebaiknya didorong menjadi agama sendiri. Kalau tetap mengaku Islam, akan terus terjadi kerawanan karena mereka jelas-jelas menodai Islam," katanya.

Ditanya apakah Ahmadiyah sebaiknya dibubarkan seperti yang dituntut sejumlah kelompok Islam, Hasyim dengan diplomatis menyatakan hal merupakan kewenangan pemerintah. "Dibubarkan atau tidak, itu urusan pemerintah. Kalau menurut saya, ya, dua opsi itu, menjadi agama sendiri atau kembali ke Islam yang benar," katanya.

Terkait adanya sejumlah kelompok yang menginginkan agar pengikut Ahmadiyah diberi kebebasan dalam berkeyakinan dan menjalankan keyakinannya, Hasyim mengingatkan bahwa Ahmadiyah bukan persoalan kebebasan beragama, melainkan penodaan agama."Ini yang sering rancu atau sengaja dibikin rancu. Bagaimana mungkin tindakan mengacak-acak agama kok dianggap kebebasan agama," katanya.

Menurut Hasyim, jika dicermati, kelompok yang membela Ahmadiyah dengan dalih kebebasan beragama adalah kelompok yang memang memiliki kaitan dengan organisasi asing, baik ideologi maupun finansial. "Sponsornya sama, yakni dari kelompok liberal," kata Presiden World Conference on Religions for Peace (WCRP) itu.

Sumber : antara news

Selengkapnya ... Selengkapnya...



Forum Langsung

Bukutamu -


Catatan #1 oleh admin 13/04/2008 ¤ 15:14
    *  http://pondokzakat.com
tes untuk komentar yang pertama n


Member Area
 Members List Members: 669

Username:

Password:

[ Password lost ? ]


[ Menjadi Anggota ]


  Member online: 0
  Anonymous online: 29
FOTO-FOTO

Ustadz Abu Aqila


Syeikh Hasan Al Banna


Sheikh Ahmad Deedat


Al-Qaradawi


Buya Hamka
PENCARIAN




KALENDER
POLLING
Seberapa sering Anda membaca ayat Suci Al Qur'an?
 
Setiap Hari
Sepekan Sekali
Selesai Sholat Wajib
Sebulan Sekali
Tidak Pernah
Hasil
KONTAK KAMI

Bengkel Rohani Cilandak
Ruko Bona Indah
Bisnis Center No. 8 Y
Jl. Karang Tengah
Lebak Bulus Cilandak
Jakarta Selatan
Telp : (021) 3768 8890

 

Bengkel Rohani Serang
Jl. Samaun Bakri
RT 07/02 No. 71
Kaliwadas, Serang - Banten
Telp : (0254) 227 334
(0254) 900 1581

 

Bengkel Rohani Cideng
Jl. Musi No. 40 C
Cideng - Jakpus 10150
Telp : (021) 9980 0132

 

Bengkel Rohani Buaran
Komplek Rukan Buaran Persada
Blok no. 8
Jl. Jendral R Soekamto Jakarta Timur
Telp : (021) 86612349 / 8661325

 

Bengkel Rohani Koja
Ruko Koja Baru
Jl. Raya Koja- Plumpang
Jakarta Utara
Telp : (021) 26793123

 

Bengkel Rohani Ciputat
Jl. Ir.H.Juanda No.2A
Ciputat - Jakarta 15412
Telp : (021) 7440833 / 7409637
Fax : (021) 7495253

 

Bengkel Rohani Pekayon
Jl. Raya Pekayon No. 8
Jaka Setia - Bekasi Selatan
Telp : (021) 8215242

 

Bengkel Rohani Bekasi
Jl. Inpeksi Kalimalang
Ruko Niaga Kalimas I
Blok D23-24
Bekasi Timur - Jawa Barat
Telp : (021) 88357762 / 88357763

 

Bengkel Rohani Bogor
Ruko Taman Yasmin
Sektor 6 No. 188
Jl Ring Road
( KH.R. Muhammad bin Nuh )
Bogor - Jawa Barat
Telp : (0251) 753 8302

 

Bengkel Rohani Depok
Jl Margonda Raya
ITC Depok No 42
Depok - Jawa Barat
Telp : (021) 752 2815

 

Bengkel Rohani Cikarang
Jl Cianduy Raya
Blok A No 24
Ruko Pinangsia, Graha Asri
Cikarang Baru
Telp : (021) 8914 4433

 

Bengkel Rohani Tangerang
Jl Empu Panuluh Raya
No 46 Perumnas II
Karawaci
Tangerang - Banten
Telp : (021) 551 0466

 

Bengkel Rohani Karawang
Jl Dr. Taruno No. 130
Adiarsa - Karawang
Telp : 081 2853 7696

 

Bengkel Rohani Rengasdengklok
Jl Singaperbangsa RT 01/04 No. 1
(Samping SMK Ristek) Kutawaluya
Rengasdengklok - Kab. Karawang
Telp : (0267) 4747 123

 

Bengkel Rohani Bandung
Jl Soekarno Hatta Ruko MTC
Blok C-28 Buah Batu - Bandung
Telp : (022) 753 6343

 

Bengkel Rohani Cileungsi
Jl Raya Narogong KM 21 No. 9
Rawa Hingkik, Cileungsi - Bogor
Telp : (021) 3223 4497

 

Bengkel Rohani Ciledug
Ruko CBD Ciledug Blok A2 No. 15
Ciledug - Tangerang
Telp : (021) 4461 2379

 

Email
abuaqila@bengkelrohani.com
abusyihan@bengkelrohani.com
hasbullah@bengkelrohani.com
pondokzakat@bengkelrohani.com

Ke atas