SPESIAL
USTADZ ABU AQILA 
ABOUT BR
INFO & ARTIKEL
WAKTU SHOLAT
RENUNGAN
PENGUNJUNG
|
Selamat datang di Official Website Bengkel Rohani
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh HADIRILAH .....! Launching Bengkel Rohani Cabang Tangerang Bersama : 1. Taushiyah : Ust. Abu Aqila 2. Ruqyah Massal dan terapi Gratis selama sepekan ( 28 Juni s/d 4 Juli 2009 )* Ayo.. jangan sampai ketinggalan, ajak saudara dan teman untuk bisa menghadiri Launching Klinik Syariah Bengkel Rohani Hari / Tanggal: Ahad, 28 Juni 2009 Waktu : Pukul 09:00 s/d selesai BERTEMPAT DI : BENGKEL ROHANI CABANG TANGERANG Jl. Empu Panuluh Raya No. 46 Perumnas II Karawaci Tangerang Telp. (021) 5510466 *) Tidak termasuk Herbal SELAMAT KEPADA BENGKEL ROHANI TANGERANG SEMOGA BENGKEL ROHANI SELALU MEMBERIKAN PELAYANAN SYARIAH DIBIDANG KESEHATAN ISLAMI
10 Berita terakhir
Sipir Penjara Inggris Lecehkan Al-Quran
- oleh Admin
12/06/2009 ¤ 10:43
Operasi penangkapan sejumlah mahasiswa Muslim oleh polisi Inggris beberapa waktu lalu, berbuntut panjang. Salah satu mahasiswa yang ditangkap dan kemudian dibebaskan, Tariq Ar-Rahman membeberkan perlakuan kurang ajar sipir penjara terhadap al-Quran. Rahman yang asal Pakistan mengungkapkan kasus itu saat tiba di bandara internasional Benazir Bhutto, Islamabad, Kamis (11/6). Dalam perjalanan pulang kembali ke tanah airnya, Tariq dijaga oleh lima polisi Inggris dan ditemani oleh kuasa hukum Tariq di London, Amjad Malik. Ia mengatakan melihat sipir penjara berulang kali melakukan penodaan terhadap al-Quran. "Ketika kami membaca Quran, mereka datang dengan membawa anjing penjaga dan membiarkan anjing itu mengendus-endus Quran. Kami menangis dan meminta agar mereka tidak melakukan itu. Tapi mereka bilang, itu tugas mereka," kata Rahman. Rahman dan sejumlah mahasiswa Muslim yang ditangkap dengan tuduhan merencanakan serangan teroris di Inggris memang sempat mendekam di tahanan. Karena tuduhan tidak terbukti, Rahman dan mahasiswa Muslim lainnya dibebaskan. Polisi Inggris menuai kecaman atas operasi penangkapan itu dan dinilai tidak melakukan perbuatan yang memalukan karena telah menuduh tanpa bisa membuktikannya. Rahman adalah mahasiswa pertama yang dibebaskan. Selain menodai Quran, Rahman mengatakan bahwa para sipir penjara juga melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap dirinya. "Kami dimasukkan ke dalam sel khusus untuk pelaku kejahatan berat. Sipir penjara memperlakukan kami layaknya seperti penjahat bukan sebagai tertuduh," ujar Rahman Pengakuan Rhaman dibenarkan oleh kuasa hukumnya Amjad Malik. Menurut Malik, para sipir penjara juga menyuruh para kuasa hukum dan keluarga para mahasiswa membuka baju untuk penggeledahan saat mereka menjenguk ke penjara. Begitu tiba di Pakistan, Rahman langsung bersujud dengan air mata bercucuran. Duda tiga anak itu langsung dibawa ke kantor Federal Investigation Authority (FIA) untuk dimintai keterangan. Salah seorang petugas FIA menyatakan bahwa Rahman tidak akan ditahan. Kuasa hukum Rahman meminta aparat hukum Pakistan tidak mengenakan tuduhan apapun pada kliennya itu. Keberadaan Rahman di Inggris untuk melanjutkan studi S2-nya. Ia mengaku sangat trauma dengan apa yang dialaminya di Inggris. "Saya baru melihat lagi langit terbuka setelah 62 hari. Maaf kalau saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan Anda, karena saya masih trauma," kata Rahman pada para wartawan. Kepulangannya ke tanah air disambut dengan pelukan oleh kerabat dan teman-temannya. Setelah penangkapannya di Inggris, Rahman menerima tawaran dari kementerian dalam negeri Inggris agar ia dengan suka rela meninggalkan Inggris dan sebagai kompensasinya, pemerintah Inggris mencabut perintah deportasi terhadap Rahman. "Rahman sebenarnya masih bisa tinggal di Inggris, tapi ia memilih pulang sebagai bentuk protes atas perlakuan di penjara polisi Inggris," kata kuasa hukum Rahman. "Saya tidak mau hidup di negara yang katanya beradab, tapi justru banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang paling buruk atas nama keamanan negara. Saya tidak mau kembali ke sana (Inggris)" tandas Rahman. (ln/iol) Sumber www.eramuslim.com Selengkapnya ... 
Operasi penangkapan sejumlah mahasiswa Muslim oleh polisi Inggris beberapa waktu lalu, berbuntut panjang. Salah satu mahasiswa yang ditangkap dan kemudian dibebaskan, Tariq Ar-Rahman membeberkan perlakuan kurang ajar sipir penjara terhadap al-Quran. Rahman yang asal Pakistan mengungkapkan kasus itu saat tiba di bandara internasional Benazir Bhutto, Islamabad, Kamis (11/6). Dalam perjalanan pulang kembali ke tanah airnya, Tariq dijaga oleh lima polisi Inggris dan ditemani oleh kuasa hukum Tariq di London, Amjad Malik. Ia mengatakan melihat sipir penjara berulang kali melakukan penodaan terhadap al-Quran. "Ketika kami membaca Quran, mereka datang dengan membawa anjing penjaga dan membiarkan anjing itu mengendus-endus Quran. Kami menangis dan meminta agar mereka tidak melakukan itu. Tapi mereka bilang, itu tugas mereka," kata Rahman. Rahman dan sejumlah mahasiswa Muslim yang ditangkap dengan tuduhan merencanakan serangan teroris di Inggris memang sempat mendekam di tahanan. Karena tuduhan tidak terbukti, Rahman dan mahasiswa Muslim lainnya dibebaskan. Polisi Inggris menuai kecaman atas operasi penangkapan itu dan dinilai tidak melakukan perbuatan yang memalukan karena telah menuduh tanpa bisa membuktikannya. Rahman adalah mahasiswa pertama yang dibebaskan. Selain menodai Quran, Rahman mengatakan bahwa para sipir penjara juga melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap dirinya. "Kami dimasukkan ke dalam sel khusus untuk pelaku kejahatan berat. Sipir penjara memperlakukan kami layaknya seperti penjahat bukan sebagai tertuduh," ujar Rahman Pengakuan Rhaman dibenarkan oleh kuasa hukumnya Amjad Malik. Menurut Malik, para sipir penjara juga menyuruh para kuasa hukum dan keluarga para mahasiswa membuka baju untuk penggeledahan saat mereka menjenguk ke penjara. Begitu tiba di Pakistan, Rahman langsung bersujud dengan air mata bercucuran. Duda tiga anak itu langsung dibawa ke kantor Federal Investigation Authority (FIA) untuk dimintai keterangan. Salah seorang petugas FIA menyatakan bahwa Rahman tidak akan ditahan. Kuasa hukum Rahman meminta aparat hukum Pakistan tidak mengenakan tuduhan apapun pada kliennya itu. Keberadaan Rahman di Inggris untuk melanjutkan studi S2-nya. Ia mengaku sangat trauma dengan apa yang dialaminya di Inggris. "Saya baru melihat lagi langit terbuka setelah 62 hari. Maaf kalau saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan Anda, karena saya masih trauma," kata Rahman pada para wartawan. Kepulangannya ke tanah air disambut dengan pelukan oleh kerabat dan teman-temannya. Setelah penangkapannya di Inggris, Rahman menerima tawaran dari kementerian dalam negeri Inggris agar ia dengan suka rela meninggalkan Inggris dan sebagai kompensasinya, pemerintah Inggris mencabut perintah deportasi terhadap Rahman. "Rahman sebenarnya masih bisa tinggal di Inggris, tapi ia memilih pulang sebagai bentuk protes atas perlakuan di penjara polisi Inggris," kata kuasa hukum Rahman. "Saya tidak mau hidup di negara yang katanya beradab, tapi justru banyak melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang paling buruk atas nama keamanan negara. Saya tidak mau kembali ke sana (Inggris)" tandas Rahman. (ln/iol) Sumber www.eramuslim.com Tutup... 
Paus Masuk Masjid Tidak Melepaskan Sepatu
- oleh webmaster
11/05/2009 ¤ 10:55
Paus Benedictus pada Sabtu kemarin mengunjungi sebuah Masjid di Yordan dengan menggunakan sepatunya yang sebenarnya tidak pantas ia kenakan karena sepatunya tersebut sudah dipakai berjalan yang bisa jadi jalanan tersebut tidak suci.
Dia melakukan hal tersebut sewaktu mengunjungi Masjid Raja Hussein bin Talal di kota Amman Yordan, namun sewaktu kunjungannya ke Masjid Sultan Ahmed di Turki ia melepaskan sepatunya sewaktu masuk ke dalam masjid.
Juru bicara Vatikan Pastur Federico Lombardi mengatakan bahwa Paus memang tidak melepaskan sepatunya sewaktu masuk ke dalam masjid dan ia punya alasan tentang hal tersebut.
Lombardi juga mengatakan, Paus tidak melepaskan sepatunya sewaktu ia masuk ke masjid dan berkeliling karena guide nya sendiri tidak meminta ia untuk melepaskan sepatu.
Tentu,Paus harus mengerti bahwa Masjid bukan kantor Vatikan, yang ketika masuk kantor tidak perlu melepaskan sepatu. Paham?
Selengkapnya ... 
Paus Benedictus pada Sabtu kemarin mengunjungi sebuah Masjid di Yordan dengan menggunakan sepatunya yang sebenarnya tidak pantas ia kenakan karena sepatunya tersebut sudah dipakai berjalan yang bisa jadi jalanan tersebut tidak suci.
Dia melakukan hal tersebut sewaktu mengunjungi Masjid Raja Hussein bin Talal di kota Amman Yordan, namun sewaktu kunjungannya ke Masjid Sultan Ahmed di Turki ia melepaskan sepatunya sewaktu masuk ke dalam masjid.
Juru bicara Vatikan Pastur Federico Lombardi mengatakan bahwa Paus memang tidak melepaskan sepatunya sewaktu masuk ke dalam masjid dan ia punya alasan tentang hal tersebut.
Lombardi juga mengatakan, Paus tidak melepaskan sepatunya sewaktu ia masuk ke masjid dan berkeliling karena guide nya sendiri tidak meminta ia untuk melepaskan sepatu.
Tentu,Paus harus mengerti bahwa Masjid bukan kantor Vatikan, yang ketika masuk kantor tidak perlu melepaskan sepatu. Paham?
Tutup... 
Alasan Darurat, MUI Bolehkan Vaksin Maningitis
- oleh webmaster
11/05/2009 ¤ 10:53
Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan penggunaan vaksin maningitis yang lazim diberikan kepada calon jamaah haji dan umroh, dalam keadaan darurat sambil menunggu pengganti unsur babi dalam vaksin untuk mencegah penularan radang otak tersebut.
"Kami sudah putusan enzim tripsin haram hukumnya, namun keharaman itu dipertimbangkan jika memang tidak ada bahan lain, atau mungkin bila bahan dasarnya mahal," kata Ketua MUI KH. Umar Shihab dalam jumpa pers, di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (7/5).
Meski demikian, MUI mendesak pemerintah khususnya Departemen Kesehatan mengupayakan vaksin yang beras dari unsur yang halal, sehingga tidak terus menerus menimbulkan keresahan umat Islam, khusus calon jamaah haji dan umroh.
"Kita juga tidak setuju kalau keadaan darurat terus menerus diterapkan, hendaknya pemerintah mengusahakan vaksin tanpa unsur babi," tegas Umar.
Oleh karena itu, lanjutnya, MUI bersama dengan pemerintah dalam hal ini Departemen Agama, Departemen Kesehatan, BPOM, LPPOM MUI dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan untuk membahas kandungan unsur babi yang terdapat pada vaksin maningitis.
"Mudah-mudahan cepat ada kesimpulan agar tidak menimbulkan keresahan, dan bisa menenangkan jamaah yang akan berhaji dan umroh," tegasnya.
Ketika ditanya apakah pemerintah perlu meminta Arab Saudi untuk tidak menerapkan penggunaan vaksin itu, Umar menjawab, hal itu sudah menjadi rekomendasi Arab Saudi atas permintaan WHO, karena berdasarkan penelitian virus radang otak itu mudah menyebar didaerah yang beriklim panas.
Untuk mengganti bahan dasar vaksin dengan yang halal, diakui oleh Direktur LPPOM MUI Nadratuzzaman Hosen sangat sulit, karena standar vaksin memakain enzim tripsin yang berasal dari babi.
"Sebenarnya ada di Sapi, persoalannya vaksin itu dibuat diluar negeri yang tidak mempersoalkan halal haram," ujarnya.
Bahkan, Nadra mengatakan, negara-negara Eropa justru merasa khawatir apabila enzimnya berasal dari sapi. "Kalau punya enzimnya punya sapi, khawatir memiliki penyakit sapi gila," ujarnya.
Ia menyayangkan, kurangnya dana yang dimiliki dunia Islam untuk melakukan penelitian dan riset terkait pembuatan vaksin, saat yang barui mulai mengembangkan adalah negara Malaysia.
Ia menjelaskan bahwa kenapa babi sering digunakan untuk bahan vaksin, karena 95 persen strukturnya hampir sama dengan DNA manusia. "Jadi tidak heran kalau penyakit flu babi (swine flu) mudah bermutasi dengan manusia," jelasnya.
Sumber: eramuslim.com Selengkapnya ... 
Majelis Ulama Indonesia (MUI) membolehkan penggunaan vaksin maningitis yang lazim diberikan kepada calon jamaah haji dan umroh, dalam keadaan darurat sambil menunggu pengganti unsur babi dalam vaksin untuk mencegah penularan radang otak tersebut.
"Kami sudah putusan enzim tripsin haram hukumnya, namun keharaman itu dipertimbangkan jika memang tidak ada bahan lain, atau mungkin bila bahan dasarnya mahal," kata Ketua MUI KH. Umar Shihab dalam jumpa pers, di Kantor MUI, Jakarta, Kamis (7/5).
Meski demikian, MUI mendesak pemerintah khususnya Departemen Kesehatan mengupayakan vaksin yang beras dari unsur yang halal, sehingga tidak terus menerus menimbulkan keresahan umat Islam, khusus calon jamaah haji dan umroh.
"Kita juga tidak setuju kalau keadaan darurat terus menerus diterapkan, hendaknya pemerintah mengusahakan vaksin tanpa unsur babi," tegas Umar.
Oleh karena itu, lanjutnya, MUI bersama dengan pemerintah dalam hal ini Departemen Agama, Departemen Kesehatan, BPOM, LPPOM MUI dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan untuk membahas kandungan unsur babi yang terdapat pada vaksin maningitis.
"Mudah-mudahan cepat ada kesimpulan agar tidak menimbulkan keresahan, dan bisa menenangkan jamaah yang akan berhaji dan umroh," tegasnya.
Ketika ditanya apakah pemerintah perlu meminta Arab Saudi untuk tidak menerapkan penggunaan vaksin itu, Umar menjawab, hal itu sudah menjadi rekomendasi Arab Saudi atas permintaan WHO, karena berdasarkan penelitian virus radang otak itu mudah menyebar didaerah yang beriklim panas.
Untuk mengganti bahan dasar vaksin dengan yang halal, diakui oleh Direktur LPPOM MUI Nadratuzzaman Hosen sangat sulit, karena standar vaksin memakain enzim tripsin yang berasal dari babi.
"Sebenarnya ada di Sapi, persoalannya vaksin itu dibuat diluar negeri yang tidak mempersoalkan halal haram," ujarnya.
Bahkan, Nadra mengatakan, negara-negara Eropa justru merasa khawatir apabila enzimnya berasal dari sapi. "Kalau punya enzimnya punya sapi, khawatir memiliki penyakit sapi gila," ujarnya.
Ia menyayangkan, kurangnya dana yang dimiliki dunia Islam untuk melakukan penelitian dan riset terkait pembuatan vaksin, saat yang barui mulai mengembangkan adalah negara Malaysia.
Ia menjelaskan bahwa kenapa babi sering digunakan untuk bahan vaksin, karena 95 persen strukturnya hampir sama dengan DNA manusia. "Jadi tidak heran kalau penyakit flu babi (swine flu) mudah bermutasi dengan manusia," jelasnya.
Sumber: eramuslim.com Tutup... 
Sutradara Chaerul Umam: Ada Bau Liberalisme di Film PBS
- oleh webmaster
13/02/2009 ¤ 10:36
Awas, ada propaganda paham liberal yang menyusup dalam dunia perfilman. Demikian ujar sutradara Chaerul Umam mengomentari film Perempuan Berkalung Sorban (PBS)
Film Perempuan Berkalung Sorban (PBS) tak hanya menuai Chaerul Umamkritik di kalangan ulama dan umat Islam. Tak urung, kalangan sineas sendiri ikut-ikut gerah. Kritik datang langsung dari Chaerul Umam, mengatakan. Fim PBS tidak hanya melecehkan Islam, namun juga mengandung unsur propaganda politik.
"Film tersebut mengandung propaganda politik. Bagaimana tidak, dunia pesantren dicitrakan sangat buruk. Dan secara tidak langsung, seluruh pesantren memiliki kultur demikian," ungkap Chaerul kepada www.hidayatullah.com.
Chaerul menyayangkan, banyak siaran talkshow sebagaimana acara debat yang difasilitasi stasitun TV one baru-baru ini yang menghadirkan Hanung Bramantyo sang sutradara.
Menurutnya, hal itu hanya akan memberikan kesempatan kepadanya untuk ber-hujjah (berpendapat) dan bersilat lidah. Dengan demikian, dia dapat menyakinkan masyarakat. Padahal, dalam dunia seni hal tersebut tidak boleh dilakukan.
"Seharusnya yang membedah kontroversi itu adalah pihak lain, baik yang kontra maupun yang pro. Namun bukan dari pihak Hanung sebab, itu setali tiga uang. Celoteh nya pasti tidak cover both side," tuturnya.
Sebagai seorang sutradara senior, Chaerul mengetahui ketidakseimbangan (unbalance) dalam film tersebut. Bagimana kisah buruk kiyai dan pesantren yang di-blow up secara sepihak. Sedangkan pesantren dan kiyai yang bagus tidak disentuh.
Chaerul tidak hanya setuju dengan keputusan MUI yang menyuruh agar film tersebut ditarik dan direvisi, lebih keras lagi, Chaerul juga beranggapan bahwa film tersebut sudah tidak layak lagi direvisi.
"Untuk apa film PBS ditarik dan direvisi, film tersebut dibuang saja, tidak ada yang perlu direvisi,"tuturnya. Kecuali, jika Hanung mau menampilkan realitas pesantren secara jujur dan equal (setara), maka film tersebut bisa direvisi. "Itupun sangat banyak sebab, terlalu banyak kesalahan," imbuhnya.
Menurutnya, banyak adegan yang cukup menyulut kemarahan masyarakat dalam film tersebut. Dalam film itu banyak adegan yang jahili. Bahkan mengadopsi gaya-gaya Kristiani. Seperti, Annisa tokoh utama (PBS) yang mengajak Khudori bekas pacarnya untuk berzina di kandang kuda. Belum sempat kejadian itu terlaksana karena Khudori menolak sudah keburu ketangkap basah. Kemudian ditangkap dan disuruh dirajam. Hanya dengan bukti jilbab yang dicopot rajam pun dilakukan.
"Di adegan ini, secara fiqhiyah saja sudah salah. Namun, rajam tetap dilakukan," tutur Chaerul. Tidak hanya itu, ibu Annisa menghalang-halangi. Dia membolehkan, asal si pelempar bersih tidak memiliki dosa. Bukankah ini cerita Kristen seperti Makdalena yang yang mau dirajam. Tiba-tiba datang Yesus yang kemudian membolehkan rajam asal si perajam tidak berdosa?.
Dari bukti-bukti inilah, menurut Chaerul, sebenarnya film PBS termasuk dalam pelecehan agama.
Dan bisa dibawa ke pengadilan dengan dalih penistaan agama.
Menurutnya, dalam hal ini, MUI harus menjadi mediator ke pengadilan. Sebab, jika pencegahan tersebut tidak cepat dilakukan, maka ditakutkan respon masyarakat akan bergerak.
Selain pembuat film, menurut Chaerul, yang paling bertanggung jawab adalah LSF. Sebab, lembaga ini telah meloloskan PBS.
Propaganda paham Liberal Ketika ditanya bagaimana caranya agar insan perfileman tetap kreatif tanpa harus tergelincir masalah sensitif, seperti masalah SARA. Menurutnya, sebenarnya, hal itu tidak akan terjadi jika para sineas jujur dalam membuat film tanpa ada propaganda terselubung. Dan hal itu tidak akan mematikan insan film dalam berkreasi. Menurut Chaerul, tolok ukurnya cukup sederhana, yakni bisa mengangkat masalah apa saja asal solusinya baik.
"Yang jelas, adegan dan solusinya Islami. Jangan adegannya islami namun solusi jahili, kemudian dikatakan film religi, " jelasnya.
Seperti adegan perzinahan dan kemesraan diadegankan secara vulgar. Padahal hal tersebut sangat berbahaya.
"Masalah sentuhan saja sudah dipermasalahkan dalam masyarakat, apalagi pemerkosaan," katanya. Secara sepintas ia menilai, Hanung sengaja ingin meniru-niru Barat dalam membuat film.
Padahal masyarakar sekuler beda dengan Indonesia yang agamis. "Di Barat, agama adalah agama, sedangkan film adalah film," tegas Chaerul.
Chaerul beranggapan bahwa virus liberalisme, terutama dalam hal bisnis yang menghalalkan segala cara telah memasuki dunia perfilman nasional sekarang ini. Untuk mendapat banyak simpati dan untung tinggi, mereka melakukan beragam cara. Salah satunya liberalisasi film.
Chaerul Umam menyarankan, agar pembuat film harus membawa penasihat. Setidaknya, sebelum proses dan ketika proses ataupun hasilnya harus dikonsultasikan dengan penasihat ahli.
Sebagaimana diketahui, Chaerul Umam mulai dicatat sebagai sutradara yang baik lewat film "Al Kautsar", tahun 1977, produksi PT Sippang Jaya Film, dan "Titian Serambut Dibelah Tujuh". Selengkapnya ... 
Awas, ada propaganda paham liberal yang menyusup dalam dunia perfilman. Demikian ujar sutradara Chaerul Umam mengomentari film Perempuan Berkalung Sorban (PBS)
Film Perempuan Berkalung Sorban (PBS) tak hanya menuai Chaerul Umamkritik di kalangan ulama dan umat Islam. Tak urung, kalangan sineas sendiri ikut-ikut gerah. Kritik datang langsung dari Chaerul Umam, mengatakan. Fim PBS tidak hanya melecehkan Islam, namun juga mengandung unsur propaganda politik.
"Film tersebut mengandung propaganda politik. Bagaimana tidak, dunia pesantren dicitrakan sangat buruk. Dan secara tidak langsung, seluruh pesantren memiliki kultur demikian," ungkap Chaerul kepada www.hidayatullah.com.
Chaerul menyayangkan, banyak siaran talkshow sebagaimana acara debat yang difasilitasi stasitun TV one baru-baru ini yang menghadirkan Hanung Bramantyo sang sutradara.
Menurutnya, hal itu hanya akan memberikan kesempatan kepadanya untuk ber-hujjah (berpendapat) dan bersilat lidah. Dengan demikian, dia dapat menyakinkan masyarakat. Padahal, dalam dunia seni hal tersebut tidak boleh dilakukan.
"Seharusnya yang membedah kontroversi itu adalah pihak lain, baik yang kontra maupun yang pro. Namun bukan dari pihak Hanung sebab, itu setali tiga uang. Celoteh nya pasti tidak cover both side," tuturnya.
Sebagai seorang sutradara senior, Chaerul mengetahui ketidakseimbangan (unbalance) dalam film tersebut. Bagimana kisah buruk kiyai dan pesantren yang di-blow up secara sepihak. Sedangkan pesantren dan kiyai yang bagus tidak disentuh.
Chaerul tidak hanya setuju dengan keputusan MUI yang menyuruh agar film tersebut ditarik dan direvisi, lebih keras lagi, Chaerul juga beranggapan bahwa film tersebut sudah tidak layak lagi direvisi.
"Untuk apa film PBS ditarik dan direvisi, film tersebut dibuang saja, tidak ada yang perlu direvisi,"tuturnya. Kecuali, jika Hanung mau menampilkan realitas pesantren secara jujur dan equal (setara), maka film tersebut bisa direvisi. "Itupun sangat banyak sebab, terlalu banyak kesalahan," imbuhnya.
Menurutnya, banyak adegan yang cukup menyulut kemarahan masyarakat dalam film tersebut. Dalam film itu banyak adegan yang jahili. Bahkan mengadopsi gaya-gaya Kristiani. Seperti, Annisa tokoh utama (PBS) yang mengajak Khudori bekas pacarnya untuk berzina di kandang kuda. Belum sempat kejadian itu terlaksana karena Khudori menolak sudah keburu ketangkap basah. Kemudian ditangkap dan disuruh dirajam. Hanya dengan bukti jilbab yang dicopot rajam pun dilakukan.
"Di adegan ini, secara fiqhiyah saja sudah salah. Namun, rajam tetap dilakukan," tutur Chaerul. Tidak hanya itu, ibu Annisa menghalang-halangi. Dia membolehkan, asal si pelempar bersih tidak memiliki dosa. Bukankah ini cerita Kristen seperti Makdalena yang yang mau dirajam. Tiba-tiba datang Yesus yang kemudian membolehkan rajam asal si perajam tidak berdosa?.
Dari bukti-bukti inilah, menurut Chaerul, sebenarnya film PBS termasuk dalam pelecehan agama.
Dan bisa dibawa ke pengadilan dengan dalih penistaan agama.
Menurutnya, dalam hal ini, MUI harus menjadi mediator ke pengadilan. Sebab, jika pencegahan tersebut tidak cepat dilakukan, maka ditakutkan respon masyarakat akan bergerak.
Selain pembuat film, menurut Chaerul, yang paling bertanggung jawab adalah LSF. Sebab, lembaga ini telah meloloskan PBS.
Propaganda paham Liberal Ketika ditanya bagaimana caranya agar insan perfileman tetap kreatif tanpa harus tergelincir masalah sensitif, seperti masalah SARA. Menurutnya, sebenarnya, hal itu tidak akan terjadi jika para sineas jujur dalam membuat film tanpa ada propaganda terselubung. Dan hal itu tidak akan mematikan insan film dalam berkreasi. Menurut Chaerul, tolok ukurnya cukup sederhana, yakni bisa mengangkat masalah apa saja asal solusinya baik.
"Yang jelas, adegan dan solusinya Islami. Jangan adegannya islami namun solusi jahili, kemudian dikatakan film religi, " jelasnya.
Seperti adegan perzinahan dan kemesraan diadegankan secara vulgar. Padahal hal tersebut sangat berbahaya.
"Masalah sentuhan saja sudah dipermasalahkan dalam masyarakat, apalagi pemerkosaan," katanya. Secara sepintas ia menilai, Hanung sengaja ingin meniru-niru Barat dalam membuat film.
Padahal masyarakar sekuler beda dengan Indonesia yang agamis. "Di Barat, agama adalah agama, sedangkan film adalah film," tegas Chaerul.
Chaerul beranggapan bahwa virus liberalisme, terutama dalam hal bisnis yang menghalalkan segala cara telah memasuki dunia perfilman nasional sekarang ini. Untuk mendapat banyak simpati dan untung tinggi, mereka melakukan beragam cara. Salah satunya liberalisasi film.
Chaerul Umam menyarankan, agar pembuat film harus membawa penasihat. Setidaknya, sebelum proses dan ketika proses ataupun hasilnya harus dikonsultasikan dengan penasihat ahli.
Sebagaimana diketahui, Chaerul Umam mulai dicatat sebagai sutradara yang baik lewat film "Al Kautsar", tahun 1977, produksi PT Sippang Jaya Film, dan "Titian Serambut Dibelah Tujuh". Tutup... 
Bukti Obama Seorang Yahudi
- oleh webmaster
10/02/2009 ¤ 10:50
 (Obama memakai Yarmulke, topi orang Yahudi) 1. Barrack, nama pertama Obama, adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat "baruch". Kebanyakan ahli ibadat Yahudi menggunakan nama "baruch"sebagai nama pertama mereka. Bekas perdana menteri Israel Ehud Barak juga mengambil nama pertamanya "baruch". Nama kedua Obama juga hampir sama dengan "Ahabah". Bent Ahabah adalah nama untuk sinagog.
2. Ketika berusia 10 tahun, Obama pernah ke sekolah sosialis Yahudi atau disebut "kibbutz".
 (Obama didampingi oleh seorang Master Jew)
3. Obama mendapat sejumlah 77% suara dari Yahudi ketika pemilihan umum AS kemarin . Tahun 2004, John Kerry hanya mendapat 74% suara dari pemilih Yahudi. Pada tahun 2000, Al Gore paling banyak mendapat suara Yahudi yaitu sejumlah 79%. Obama mendapat banyak suara Yahudi di Connecticut dan Massachusetts . Di Connecticut, 61% Yahudi menyokong Obama. Yahudi mulai suka pada Obama kerana banyak kenyataan Obama secara terbuka menyokong rejim Israel .
4. Ketika Obama terpilih menjadi Presiden AS, hampir semua orang di dunia bergembira karena ia diyakini akan membawa banyak perdamaian untuk dunia internasional. Tapi banyak pula yang tidak sadar jika selama ini rekor peperangan yang dibuat oleh Demokrat jauh lebih banyak dari Republikan, dan Obama adalah seorang Demokrat tulen. Banyak yang percaya Obama tidak jauh berbeda dengan Bush. Malah banyak yang menyebut Obama sebagai "Bush Kulit Hitam".
 (Rangkaian terkahir Obama sedang melakukan ritual Yahudi pada dinding Monument Jew. Perbuatan ini dilakukan oleh orang Yahudi untuk menyampaikan pesan rahasia sesama orang Yahudi saja).
5. Obama mengangkat Rahm Emanuel (seorang Yahudi, anak seorang Israel ) menjadi White House Chief Of Staff. Mentor Obama sendiri yaitu Abner Mikva menyatakan "Obama will be the first Jewish President Of USA! " dalam Jerusalem Post pada 5 November 2008.
6. Obama menganggarkan $­30 milyar bantuan AS kepada Israel. Jumlah yang sangat banyak dan juga banyak dikritik pengamat ekonomi negaranya. (eramuslim) Selengkapnya ... 
 (Obama memakai Yarmulke, topi orang Yahudi) 1. Barrack, nama pertama Obama, adalah nama Yahudi yang berasal dari ayat "baruch". Kebanyakan ahli ibadat Yahudi menggunakan nama "baruch"sebagai nama pertama mereka. Bekas perdana menteri Israel Ehud Barak juga mengambil nama pertamanya "baruch". Nama kedua Obama juga hampir sama dengan "Ahabah". Bent Ahabah adalah nama untuk sinagog.
2. Ketika berusia 10 tahun, Obama pernah ke sekolah sosialis Yahudi atau disebut "kibbutz".
 (Obama didampingi oleh seorang Master Jew)
3. Obama mendapat sejumlah 77% suara dari Yahudi ketika pemilihan umum AS kemarin . Tahun 2004, John Kerry hanya mendapat 74% suara dari pemilih Yahudi. Pada tahun 2000, Al Gore paling banyak mendapat suara Yahudi yaitu sejumlah 79%. Obama mendapat banyak suara Yahudi di Connecticut dan Massachusetts . Di Connecticut, 61% Yahudi menyokong Obama. Yahudi mulai suka pada Obama kerana banyak kenyataan Obama secara terbuka menyokong rejim Israel .
4. Ketika Obama terpilih menjadi Presiden AS, hampir semua orang di dunia bergembira karena ia diyakini akan membawa banyak perdamaian untuk dunia internasional. Tapi banyak pula yang tidak sadar jika selama ini rekor peperangan yang dibuat oleh Demokrat jauh lebih banyak dari Republikan, dan Obama adalah seorang Demokrat tulen. Banyak yang percaya Obama tidak jauh berbeda dengan Bush. Malah banyak yang menyebut Obama sebagai "Bush Kulit Hitam".
 (Rangkaian terkahir Obama sedang melakukan ritual Yahudi pada dinding Monument Jew. Perbuatan ini dilakukan oleh orang Yahudi untuk menyampaikan pesan rahasia sesama orang Yahudi saja).
5. Obama mengangkat Rahm Emanuel (seorang Yahudi, anak seorang Israel ) menjadi White House Chief Of Staff. Mentor Obama sendiri yaitu Abner Mikva menyatakan "Obama will be the first Jewish President Of USA! " dalam Jerusalem Post pada 5 November 2008.
6. Obama menganggarkan $­30 milyar bantuan AS kepada Israel. Jumlah yang sangat banyak dan juga banyak dikritik pengamat ekonomi negaranya. (eramuslim) Tutup... 
Beda Abbas dan Haniyah
- oleh webmaster
05/02/2009 ¤ 12:16
Banyak perbedaan yang mencolok dari kedua tokoh ini. Sebagai sesama orang Palestina kedua tokoh ini berbeda jalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Seperti pendahulunya Yasir Arafat, Mahmud Abbas lebih memilih jalan 'damai' dengan Zionis Israel yang jelas-jelas dan nyata merampok negeri Palestina. Bagi Abbas dan PLO nya - lebih baik sedikit daripada tidak sama sekali untuk mendapatkan tanah Palestina. Maka jalan diplomasi, perundingan dan perjanjian damai dengan pihak Israel lebih sering dilakukan oleh Abbas dan PLO. (Baca Siapa sebenarnya Mahmud Abbas?)
Berbeda dengan Abbas, Ismail Haniyah yang merupakan pemimpin Hamas dan juga merupakan Perdana Mentri yang resmi dipilih oleh rakyat Palestina - lebih memilih jalan 'perang' dengan Zionis Israel. Roket-roket dari brigade Izzuddin Al-Qassam yang merupakan sayap militer Hamas secara rutin meluncur ke kawasan Israel.
Gambar-gambar dibawah ini akan memperjelas perbedaan mencolok antara kedua tokoh tersebut :  Abbas lebih suka cipika cipiki dengan Condileeza Rice yang bukan mahramnya.  Haniyah lebih memilih memeluk dan mencium anak Palestina.  Abbas malah memeluk tentara Zionis Israel yang telah nyata membantai rakyat Palestina.  Mencium Hajar Aswad lebih mulia daripada memeluk dan mencium pipi tentara teroris Israel.  Ketawa akrab dengan Simon Peres dan saling memberi masukan dilakukan Abbas.  Haniyah bergaul dan meminta nasihat Ulama Syaikh Ahmad Yassin. Selengkapnya ... 
Banyak perbedaan yang mencolok dari kedua tokoh ini. Sebagai sesama orang Palestina kedua tokoh ini berbeda jalan dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
Seperti pendahulunya Yasir Arafat, Mahmud Abbas lebih memilih jalan 'damai' dengan Zionis Israel yang jelas-jelas dan nyata merampok negeri Palestina. Bagi Abbas dan PLO nya - lebih baik sedikit daripada tidak sama sekali untuk mendapatkan tanah Palestina. Maka jalan diplomasi, perundingan dan perjanjian damai dengan pihak Israel lebih sering dilakukan oleh Abbas dan PLO. (Baca Siapa sebenarnya Mahmud Abbas?)
Berbeda dengan Abbas, Ismail Haniyah yang merupakan pemimpin Hamas dan juga merupakan Perdana Mentri yang resmi dipilih oleh rakyat Palestina - lebih memilih jalan 'perang' dengan Zionis Israel. Roket-roket dari brigade Izzuddin Al-Qassam yang merupakan sayap militer Hamas secara rutin meluncur ke kawasan Israel.
Gambar-gambar dibawah ini akan memperjelas perbedaan mencolok antara kedua tokoh tersebut :  Abbas lebih suka cipika cipiki dengan Condileeza Rice yang bukan mahramnya.  Haniyah lebih memilih memeluk dan mencium anak Palestina.  Abbas malah memeluk tentara Zionis Israel yang telah nyata membantai rakyat Palestina.  Mencium Hajar Aswad lebih mulia daripada memeluk dan mencium pipi tentara teroris Israel.  Ketawa akrab dengan Simon Peres dan saling memberi masukan dilakukan Abbas.  Haniyah bergaul dan meminta nasihat Ulama Syaikh Ahmad Yassin. Tutup... 
PM Turki Sumpah Serapahi Presiden Israel
- oleh webmaster
02/02/2009 ¤ 15:35
 Hubungan Israel-Turki Israel memasuki babak baru yang dramatis. Dalam pertemuan di Davos, Swiss pekan ini, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan tanpa diduga secara berani meninggalkan forum pembicaraan ekonomi dunia setelah beradu mulut dengan Presiden Israel, Shimon Perez, Selasa malam (27/01). Erdogan tanpa rasa takut berdebat panas dengan Perez tentang agresi Israel di Jalur Gaza.
"Kalian membunuhi orang-orang." seru Erdogan keras kepada Perez. "Apa yang kalian lakukan tidak manusiawi!"
Menanggapi perkataan Erdogan, Perez langsung memotong dengan panas, "Apakah Anda sungguh benar-benar mengerti akan situasi dimana ratusan roket berhamburan dan menyerang perempuan dan anak-anak? Ada apa dengan Anda?" repetnya.
Erdogan tidak terima perkataan Perez, dan ia meminta waktu kepada moderator untuk kembali bicara. Namun, ia hanya diberikan waktu satu menit saja. "Kalian, Israel, tidak pernah mau mendengarkan."
Setelah itu, Erdogan pun berkata, "Bagi saya pertemuan Davos sudah selesai. Saya tidak diizinkan untuk bicara di sini. Perdana Menteri kalian, Ohud Olmert, mengatakan sangat senang memasuki Palestina dengan tank, peluru dan roket, dan membunuh warganya." ujarnya dengan nada tegas kepada Perez, yang langsung disambut dengan tepuk-tangan para hadirin. Setelah itu, Erdogan pun meninggalkan forum dan dengan cuek melewati Perez yang tampak tertekan. Erdogan mengatakan tak akan menghadiri lagi forum itu.
Perkataan Erdogan di atas langsung membuat Shimon Perez mengkerut. Ia terlihat tidak pede dalam pertemuan itu. Perdana Menteri Kjell Magne Bondevik dari Norwegia berkata, "Saya tidak pernah melihat Perez seperti itu. Ia mungkin sadar bahwa seluruh dunia sekarang sedang memusuhinya. Saya sedih Erdogan meninggalkan forum."
Dukungan untuk Erdogan datang dari banyak pihak. Menteri Luar Negeri Mesir, Moussa, yang selama debat hanya diam saja, berkomentar, "Sikap Erdogan bisa dipahami. Israel memang tidak pernah mendengarkan siapapun."
Hubungan Turki dengan Israel memang menjadi buruk ketika Israel melancarkan Operasi Cast Lead ke Gaza. Recep Tayyip Erdogan adalah satu dari sedikit pemimpin negara yang secara terang-terangan mengecam Israel. (eramuslim) Selengkapnya ... 
 Hubungan Israel-Turki Israel memasuki babak baru yang dramatis. Dalam pertemuan di Davos, Swiss pekan ini, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan tanpa diduga secara berani meninggalkan forum pembicaraan ekonomi dunia setelah beradu mulut dengan Presiden Israel, Shimon Perez, Selasa malam (27/01). Erdogan tanpa rasa takut berdebat panas dengan Perez tentang agresi Israel di Jalur Gaza.
"Kalian membunuhi orang-orang." seru Erdogan keras kepada Perez. "Apa yang kalian lakukan tidak manusiawi!"
Menanggapi perkataan Erdogan, Perez langsung memotong dengan panas, "Apakah Anda sungguh benar-benar mengerti akan situasi dimana ratusan roket berhamburan dan menyerang perempuan dan anak-anak? Ada apa dengan Anda?" repetnya.
Erdogan tidak terima perkataan Perez, dan ia meminta waktu kepada moderator untuk kembali bicara. Namun, ia hanya diberikan waktu satu menit saja. "Kalian, Israel, tidak pernah mau mendengarkan."
Setelah itu, Erdogan pun berkata, "Bagi saya pertemuan Davos sudah selesai. Saya tidak diizinkan untuk bicara di sini. Perdana Menteri kalian, Ohud Olmert, mengatakan sangat senang memasuki Palestina dengan tank, peluru dan roket, dan membunuh warganya." ujarnya dengan nada tegas kepada Perez, yang langsung disambut dengan tepuk-tangan para hadirin. Setelah itu, Erdogan pun meninggalkan forum dan dengan cuek melewati Perez yang tampak tertekan. Erdogan mengatakan tak akan menghadiri lagi forum itu.
Perkataan Erdogan di atas langsung membuat Shimon Perez mengkerut. Ia terlihat tidak pede dalam pertemuan itu. Perdana Menteri Kjell Magne Bondevik dari Norwegia berkata, "Saya tidak pernah melihat Perez seperti itu. Ia mungkin sadar bahwa seluruh dunia sekarang sedang memusuhinya. Saya sedih Erdogan meninggalkan forum."
Dukungan untuk Erdogan datang dari banyak pihak. Menteri Luar Negeri Mesir, Moussa, yang selama debat hanya diam saja, berkomentar, "Sikap Erdogan bisa dipahami. Israel memang tidak pernah mendengarkan siapapun."
Hubungan Turki dengan Israel memang menjadi buruk ketika Israel melancarkan Operasi Cast Lead ke Gaza. Recep Tayyip Erdogan adalah satu dari sedikit pemimpin negara yang secara terang-terangan mengecam Israel. (eramuslim) Tutup... 
Pulang ke Turki, Erdogan Disambut Bak Pahlawan
- oleh webmaster
02/02/2009 ¤ 15:21
 Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pulang mendapat sambut bak seorang pahlawan saat tiba di negerinya sepulangnya dari pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
Sekitar 5.000 orang bersorak sorai sambil melambaikan bendera Turki dan bendera Palestina, ketika pesawat yang membawa Erdogan menyentuh landasan bandara Turki hari Jumat pagi waktu setempat.
Rakyat Turki memuji ketegasan sikap Erdogan saat berdebat dengan Presiden Israel Shimon Peres tentang agresi brutal Israel di Gaza dalam Forum Davos. Seperti diberitakan, Erdogan melakukan aksi walk out saat debat dengan Peres, karena moderator debat David Ignatius-kolomnis harian Washington Post-tidak memberi kesempatan pada Erdogan untuk menjawab argumen Peres tentang perang Israel di Gaza.
Ignatius hanya memberikan waktu satu menit pada Erdogan untuk merespon pemaparan Peres yang memberikan justifikasi terhadap serangan brutal Israel ke Gaza. Kesal dengan sikap Ignatius yang juga beberapa kali memotong pernyataannya, Erdogan langsung meninggalkan kursinya sambil berkata pada Peres "Anda pembunuh."
Alasan di Balik Keberanian PM Turki Melawan Israel
Ketika Recep Tayyib Erdogan (PM Turki) berdebat sengit dengan Shimon Peres (Presiden Israel) dalam forum resmi pekan lalu, dunia internasional banyak mendukung Erdogan.
Sebaliknya, Israel sendiri ketar-ketir, ketakutan akan sikap Erdogan tersebut. Sampai-sampai Duta Besar Israel untuk Turki harus tergopoh-gopoh mendatangi pemerintahan Turki dan bermanis muka. Gabby Levy, duta besar tersebut, mengatakan bahwa hubungan antara Turki dan Israel menjadi krisis setelah kejadian tersebut.
"Ini memang bukan pertama kalinya hubungan Israel dan Turki memburuk." ujar Levy. "Tapi kami yakin, hubungan kami akan segera membaik lagi."
Menurut Levy, selama ini Turki telah menjadi mitra Israel yang loyal. "Pengalaman masa lalu telah menunjukan kalau konflik Israel dengan Turki tidak hanya kali ini saja. Ketika kami menyerang Lebanon tahun 2006, Turki juga menentang dan memusuhi kami."
Turki juga termasuk negara yang pertama mengatakan bahwa dunia harus mengakui kemenangan Hamas dalam pemilu 2009 lampau, padahal ketika itu Israel dengan sengit memprogandakan kepada semua negara di dunia internasional untuk tidak mengakui kemenangan Hamas.
Keberanian Turki ini bukan tanpa sebab. Selama ini perdagangan Israel dengan Turki, bisa mencapai $­ 3.4 trilyun dalam satu tahunnya dalam bidang ekonomi, militer dan politik. Ini salah satu hal yang membuat Turki seolah di atas angin, dan membuat Israel ketakutan di tinggal negara itu. (eramuslim) Selengkapnya ... 
 Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pulang mendapat sambut bak seorang pahlawan saat tiba di negerinya sepulangnya dari pertemuan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
Sekitar 5.000 orang bersorak sorai sambil melambaikan bendera Turki dan bendera Palestina, ketika pesawat yang membawa Erdogan menyentuh landasan bandara Turki hari Jumat pagi waktu setempat.
Rakyat Turki memuji ketegasan sikap Erdogan saat berdebat dengan Presiden Israel Shimon Peres tentang agresi brutal Israel di Gaza dalam Forum Davos. Seperti diberitakan, Erdogan melakukan aksi walk out saat debat dengan Peres, karena moderator debat David Ignatius-kolomnis harian Washington Post-tidak memberi kesempatan pada Erdogan untuk menjawab argumen Peres tentang perang Israel di Gaza.
Ignatius hanya memberikan waktu satu menit pada Erdogan untuk merespon pemaparan Peres yang memberikan justifikasi terhadap serangan brutal Israel ke Gaza. Kesal dengan sikap Ignatius yang juga beberapa kali memotong pernyataannya, Erdogan langsung meninggalkan kursinya sambil berkata pada Peres "Anda pembunuh."
Alasan di Balik Keberanian PM Turki Melawan Israel
Ketika Recep Tayyib Erdogan (PM Turki) berdebat sengit dengan Shimon Peres (Presiden Israel) dalam forum resmi pekan lalu, dunia internasional banyak mendukung Erdogan.
Sebaliknya, Israel sendiri ketar-ketir, ketakutan akan sikap Erdogan tersebut. Sampai-sampai Duta Besar Israel untuk Turki harus tergopoh-gopoh mendatangi pemerintahan Turki dan bermanis muka. Gabby Levy, duta besar tersebut, mengatakan bahwa hubungan antara Turki dan Israel menjadi krisis setelah kejadian tersebut.
"Ini memang bukan pertama kalinya hubungan Israel dan Turki memburuk." ujar Levy. "Tapi kami yakin, hubungan kami akan segera membaik lagi."
Menurut Levy, selama ini Turki telah menjadi mitra Israel yang loyal. "Pengalaman masa lalu telah menunjukan kalau konflik Israel dengan Turki tidak hanya kali ini saja. Ketika kami menyerang Lebanon tahun 2006, Turki juga menentang dan memusuhi kami."
Turki juga termasuk negara yang pertama mengatakan bahwa dunia harus mengakui kemenangan Hamas dalam pemilu 2009 lampau, padahal ketika itu Israel dengan sengit memprogandakan kepada semua negara di dunia internasional untuk tidak mengakui kemenangan Hamas.
Keberanian Turki ini bukan tanpa sebab. Selama ini perdagangan Israel dengan Turki, bisa mencapai $­ 3.4 trilyun dalam satu tahunnya dalam bidang ekonomi, militer dan politik. Ini salah satu hal yang membuat Turki seolah di atas angin, dan membuat Israel ketakutan di tinggal negara itu. (eramuslim) Tutup... 
MPR Hemat Anggaran Rp 59,7 Miliar
- oleh webmaster
25/01/2009 ¤ 15:14
Pada APBN 2009, pengeluaran MPR dianggarkan Rp 268,7 miliar. Namun, setelah dihemat, menjadi Rp 208,7 miliar.
detikNews - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengaku telah menghemat anggaran sekitar 22 persen atau Rp 59,7 miliar pada APBN 2009. Hal ini dilakukan sebagai efisiensi penggunaan anggaran lembaga negara terkait krisis keuangan global.
"Pada prinsipnya kita berhemat Rp 59,7 miliar. Sesuai konstitusi ini akan direalisasikan pada APBNP 2009 pada sekitar bulan Juli," kata Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2009).
Pada APBN 2009, pengeluaran MPR dianggarkan Rp 268,7 miliar. Namun, setelah dihemat, menjadi Rp 208,7 miliar.
Hidayat menjelaskan penghematan dilakukan pada komponen Sidang Paripurna MPR yang terdiri dari Sidang Pelantikan Anggota MPR, Sidang Pemilihan Ketua MPR dan Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Adapun yang dihemat dari komponen ini sebesar Rp 13,9 miliar.
Penghematan lainnya, kata Hidayat, dilakukan pada komponen Sosialisasi UUD 1945. "Untuk sosialisasi dihemat Rp 45,8 miliar," ungkapnya. Selengkapnya ... 
Pada APBN 2009, pengeluaran MPR dianggarkan Rp 268,7 miliar. Namun, setelah dihemat, menjadi Rp 208,7 miliar.
detikNews - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI mengaku telah menghemat anggaran sekitar 22 persen atau Rp 59,7 miliar pada APBN 2009. Hal ini dilakukan sebagai efisiensi penggunaan anggaran lembaga negara terkait krisis keuangan global.
"Pada prinsipnya kita berhemat Rp 59,7 miliar. Sesuai konstitusi ini akan direalisasikan pada APBNP 2009 pada sekitar bulan Juli," kata Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2009).
Pada APBN 2009, pengeluaran MPR dianggarkan Rp 268,7 miliar. Namun, setelah dihemat, menjadi Rp 208,7 miliar.
Hidayat menjelaskan penghematan dilakukan pada komponen Sidang Paripurna MPR yang terdiri dari Sidang Pelantikan Anggota MPR, Sidang Pemilihan Ketua MPR dan Sidang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Adapun yang dihemat dari komponen ini sebesar Rp 13,9 miliar.
Penghematan lainnya, kata Hidayat, dilakukan pada komponen Sosialisasi UUD 1945. "Untuk sosialisasi dihemat Rp 45,8 miliar," ungkapnya. Tutup... 
Pemerintah Haneya Bagikan 40 Juta Euro Untuk Korban Perang Gaza
- oleh webmaster
25/01/2009 ¤ 15:13
 Gaza-Infopalestina : Pemerintah Palestina Pimpinan Ismael Haneya Kamis (22/1) memutuskan untuk menyalurkan sumbangan sebesar 40 juta Euro kepada korban serangan Israel di Gaza.
Pernyataan ini diungkapkan juru bicara pemerintah Palestina, Tahir Nunu dalam koferensi persnya kemarin di Gaza. Ia mengatakan, pemrintah telah memutuskan untuk menyalurkan bantuan 40 juta Euro kepada para korban perang di Gaza. Setiap keluarga mendapatkan sekitar 4000 Euro bagi yang rumahnya rusak total. 2000 euro bagi rumahnya yang rusak sebagian. 1000 euro bagi keluarga syuhada serta 500 Eouro bagi luka-luka.
Sementara itu, Nunu menampik pernyatan sejumlah pemimpin pemerintah Boikot di Ramallah terkait pembiaran anggota Fatah di dalam penjara atau sengaja membunuh sebagian anggota Fatah. Nunu menegaskan, tidak ada seorangpun tahanan di Gaza yang terbunuh dan tidak ada korban apapun. Ia mengatakan, tidak ada tahanan politik di Gaza.
Ia mengatakan, apa yang dilakukan penguasa Ramalah adalah bentuk dukungan mereka terhadap kejahatan Israel, melalui laporan televise Al-Aqsha untuk melegalkan pembantaian Israel di Gaza. Selengkapnya ... 
 Gaza-Infopalestina : Pemerintah Palestina Pimpinan Ismael Haneya Kamis (22/1) memutuskan untuk menyalurkan sumbangan sebesar 40 juta Euro kepada korban serangan Israel di Gaza.
Pernyataan ini diungkapkan juru bicara pemerintah Palestina, Tahir Nunu dalam koferensi persnya kemarin di Gaza. Ia mengatakan, pemrintah telah memutuskan untuk menyalurkan bantuan 40 juta Euro kepada para korban perang di Gaza. Setiap keluarga mendapatkan sekitar 4000 Euro bagi yang rumahnya rusak total. 2000 euro bagi rumahnya yang rusak sebagian. 1000 euro bagi keluarga syuhada serta 500 Eouro bagi luka-luka.
Sementara itu, Nunu menampik pernyatan sejumlah pemimpin pemerintah Boikot di Ramallah terkait pembiaran anggota Fatah di dalam penjara atau sengaja membunuh sebagian anggota Fatah. Nunu menegaskan, tidak ada seorangpun tahanan di Gaza yang terbunuh dan tidak ada korban apapun. Ia mengatakan, tidak ada tahanan politik di Gaza.
Ia mengatakan, apa yang dilakukan penguasa Ramalah adalah bentuk dukungan mereka terhadap kejahatan Israel, melalui laporan televise Al-Aqsha untuk melegalkan pembantaian Israel di Gaza. Tutup... 
Forum Langsung
| Curhat |
ingin ta'aruf |
| nama: sumiyatipekerjaan : karyawanumur : 27 tahun ... |
24/06/2009 ¤ 14:59 (oleh sumiyati) |
| Dunia Islam |
Aksi Palestina: Coca Cola Malaysia Ketar Ketir |
| clJhFK tstfpoxrlscu, [url=http://tpnvylphuozg.com/]tpnvylphuozg[/url], ... |
13/06/2009 ¤ 23:25 (oleh hVjyLDrbaAHS) |
| Pernikahan Islam |
ta'aruf |
| J14l09 uqipjarjudrv, [url=http://yrwootohgjwz.com/]yrwootohgjwz[/url], ... |
13/06/2009 ¤ 23:21 (oleh XCJcXBDSEJivdcJwSI) |
| Kesehatan |
konsultasi |
| RL4DHb nfhunguhzabc, [url=http://nhphnfogkidp.com/]nhphnfogkidp[/url], ... |
13/06/2009 ¤ 22:59 (oleh XmQCpkfV) |
| Curhat |
ingin ta'aruf |
| s5jzhh gegsyeehteit, [url=http://kbldgdbtivvw.com/]kbldgdbtivvw[/url], ... |
13/06/2009 ¤ 22:40 (oleh TOqrSbyJNMKZhmpw) |
| Pernikahan Islam |
Minta Penjelasan |
| Lfj1jz ufzpjenrtdns, [url=http://yecgcdvprmxh.com/]yecgcdvprmxh[/url], ... |
13/06/2009 ¤ 20:18 (oleh jfAUUGYjMkHx) |
| Curhat |
ingin ta'aruf |
| ULxHHi ngonbdhfpwzg, [url=http://welxweecnmzy.com/]welxweecnmzy[/url], ... |
13/06/2009 ¤ 20:15 (oleh SnMmASXy) |
Bukutamu -
| Member Area
FOTO-FOTO
|
PENCARIAN
KALENDER
POLLING
KONTAK KAMI
Bengkel Rohani Ciputat Jl. Ir.H.Juanda No.2A Ciputat - Jakarta 15412 Telp : (021) 7440833/7409637 Fax : (021) 7495253 Bengkel Rohani Bekasi Jl. Inpeksi Kalimalang Ruko Niaga Kalimas I Blok D23-24 Bekasi Timur - Jawa Barat Telp : (021) 88357762/88357763 Bengkel Rohani Bintaro Jl Sumatra Blok A & C Komplek Masjid Al Muhajirin Vila Bintaro Regency Pondok Aren Tangerang - Banten Telp : (021) 7486 4814 Bengkel Rohani Depok Jl Margonda Raya ITC Depok No 42 Depok - Jawa Barat Telp : (021) 752 2815 Email
abuaqila@bengkelrohani.com abusyihan@bengkelrohani.com hasbullah@bengkelrohani.com pondokzakat@bengkelrohani.com
|