SPESIAL
USTADZ ABU AQILA 
ABOUT BR
INFO & ARTIKEL
WAKTU SHOLAT
RENUNGAN
PENGUNJUNG
|
Selamat datang di Official Website Bengkel Rohani
10 Berita terakhir
Cuma Doa, Senjata Kami yang Tersisa
- oleh webmaster
02/01/2009 ¤ 14:39
"Musik tahun baru kami adalah deru suara pesawat tempur Israel, kembang api tahun baru kami adalah percikan-percikan sinar dari misil-misil Israel," kata Raed Samir, seorang pemuda Gaza dengan nada sendu.
Itulah gambaran tahun baru di Jalur Gaza, di saat penduduk dunia bersuka ria merayakan tahun baru dengan hura-hura dan pesta kembang api. Dimana-mana disampaikan pesan tahun baru yang penuh harapan, tapi tidak bagi warga Gaza yang memulai tahun baru dengan penderitaan yang mungkin akan berlangsung lama akibat kebiadaban kaum Zionis Yahudi Israel.
"Lihatlah ke luar, pesawat-pesawat tempur F-16 tersenyum padamu, misil-misil menari untukmu, zanana (suara gemuruh) bernyanyi untukmu," itulah bunyi sms yang diterima Fathi Tobal, juga warga Gaza dari seorang temannya.
Tobal dengan sinis berkata,"Sementara orang lain di seluruh dunia berpesta, kelihatannya pasukan udara Israel sedang berusaha memberikan kami kembang api."
Apa yang dirasakan rakyat Palestina sekarang? Banyak diantara mereka yang merasa diabaikan dan dikhianati oleh masyarakat internasional. "Dunia seharusnya membuka mata, daripada menari-nari dan minum-minum, mereka seharusnya menghentikan sebuah holocaust yang sedang dialami rakyat Gaza. Dunia internasional seharusnya sudah menghentikan dan melindungi hak-hak kami dibawah penjajahan Israel," kata Asad Abu Sharekh, seorang profesor dan pengamat politik.
Warga Gaza bernama Marwan, 40, mengatakan, di apartemennya yang cuma dua kamar kini ada 25 anggota keluarganya yang mengungsi untuk menghindar dari serangan udara Israel. "Orang tua, saudara perempuan, saudara lelaki saya terpaksa mengungsi karena khawatir dengan bombardir Israel di tempat tinggal mereka," ujarnya.
Banyak keluarga di Gaza kini mengungsi ke rumah kerabat atau ke gedung-gedung sekolah. Meski di tempat itu juga mereka tidak aman karena Israel tidak pandang bulu menjatuhkan bom-bomnya. Masjid-masjid pun menjadi target serangan pasukan Zionis biadab itu.
"Seperti yang kalian lihat, pesawat-pesawat Israel menebarkan ketakutan dimana-mana. Saya berharap anak-anak muda di tempat lain, melakukan sesuatu sebagai bentuk solidaritasnya pada kami, anak-anak muda di Palestina.
Pada tahun baru, rakyat Palestina biasanya mengucapkan "Kul am wa antum bi khoir" (Semoga Anda selalu sehat dan selamat). Tapi tahun ini, warga Palestina di Gaza saling mengucapkan "Kul qasif wa antum bi khoir" (semoga Anda selamat setelah pengeboman). Sungguh Ironis.
Sebagian warga Gaza yang bertahan di rumah-rumah mereka tidak berani keluar. Anak-anak tak lagi pergi sekolah, para lelaki tidak bisa bekerja bahkan salat pun kini di rumah saja, karena masjid-masjid banyak yang hancur. Para orang tua langsung meraih anak-anaknya, jika melihat mereka mendekat ke jendela atau membuka pintu untuk sekedar mengintip situasi di luar.
Abu Anas Al-Banna beserta isteri dan 10 anaknya kini cuma bisa berdiam diri di rumah kecil mereka di Gaza City. Selama enam hari ini mereka merasakan getaran dan suara dentuman yang memekakkan telinga akibat ledakan misil-misil Israel.
"Kematian mengintai kami semua. Saya sendiri panik dan rasanya ingin berteriak, tapi tak bisa. Saya harus kuat demi anak-anak saya," kata seorang ibu sambil memeluk erat Sami, puteranya yang baru berusia tiga tahun dan tidak berhenti menangis.
"Tidak ada jeritan ataupun air mata yang bisa menyelematkan kami. Berdoa. Doalah satu-satunya senjata kami yang tersisa," kata Abu al-Banna.
Saat malam menjelang merupakan saat-saat yang menakutkan bagi keluarga al-Banna. Lina, 14, salah satu anak perempuan al-Banna, dari sudut tempat tidurnya cuma bisa berbisik bahwa ia sangat ketakutan saat malam tiba. Saudara lelakinya, Anas, juga masih ketakutan setelah beberap jam bombardir yang dilakukan Israel ke pemukiman mereka. Tubuhnya gemetar. "Saya tidak bisa merasakan apa-apa lagi. Saya kehilangan semua rasa indera saya," kata Anas.
Sejak serangan Israel hari Sabtu kemarin, keluarga al-Banna memutuskan untuk tinggal dalam satu ruangan. Mereka memilih kamar yang tidak ada jendela di sudut yang paling jauh dari lantai dasar, tempat yang paling minimal dari resiko terkena bombardir Israel. Abu al-Banna juga menyiapkan peralatan pertolongan pertama. Meski demikian, mereka tetap tidak bisa memejamkan mata saat malam turun di Gaza.
Anak-anak menutup muka atau menutup telinga mereka jika menderngar deru pesawat tempur Israel. "Setiap menit, rasanya kami harus siap mengucapkan perpisahan satu sama lain. Kami tidak pernah tahu apakah kami akan selamat esok hari," kata mereka pasrah. (eramuslim) Selengkapnya ... 
"Musik tahun baru kami adalah deru suara pesawat tempur Israel, kembang api tahun baru kami adalah percikan-percikan sinar dari misil-misil Israel," kata Raed Samir, seorang pemuda Gaza dengan nada sendu.
Itulah gambaran tahun baru di Jalur Gaza, di saat penduduk dunia bersuka ria merayakan tahun baru dengan hura-hura dan pesta kembang api. Dimana-mana disampaikan pesan tahun baru yang penuh harapan, tapi tidak bagi warga Gaza yang memulai tahun baru dengan penderitaan yang mungkin akan berlangsung lama akibat kebiadaban kaum Zionis Yahudi Israel.
"Lihatlah ke luar, pesawat-pesawat tempur F-16 tersenyum padamu, misil-misil menari untukmu, zanana (suara gemuruh) bernyanyi untukmu," itulah bunyi sms yang diterima Fathi Tobal, juga warga Gaza dari seorang temannya.
Tobal dengan sinis berkata,"Sementara orang lain di seluruh dunia berpesta, kelihatannya pasukan udara Israel sedang berusaha memberikan kami kembang api."
Apa yang dirasakan rakyat Palestina sekarang? Banyak diantara mereka yang merasa diabaikan dan dikhianati oleh masyarakat internasional. "Dunia seharusnya membuka mata, daripada menari-nari dan minum-minum, mereka seharusnya menghentikan sebuah holocaust yang sedang dialami rakyat Gaza. Dunia internasional seharusnya sudah menghentikan dan melindungi hak-hak kami dibawah penjajahan Israel," kata Asad Abu Sharekh, seorang profesor dan pengamat politik.
Warga Gaza bernama Marwan, 40, mengatakan, di apartemennya yang cuma dua kamar kini ada 25 anggota keluarganya yang mengungsi untuk menghindar dari serangan udara Israel. "Orang tua, saudara perempuan, saudara lelaki saya terpaksa mengungsi karena khawatir dengan bombardir Israel di tempat tinggal mereka," ujarnya.
Banyak keluarga di Gaza kini mengungsi ke rumah kerabat atau ke gedung-gedung sekolah. Meski di tempat itu juga mereka tidak aman karena Israel tidak pandang bulu menjatuhkan bom-bomnya. Masjid-masjid pun menjadi target serangan pasukan Zionis biadab itu.
"Seperti yang kalian lihat, pesawat-pesawat Israel menebarkan ketakutan dimana-mana. Saya berharap anak-anak muda di tempat lain, melakukan sesuatu sebagai bentuk solidaritasnya pada kami, anak-anak muda di Palestina.
Pada tahun baru, rakyat Palestina biasanya mengucapkan "Kul am wa antum bi khoir" (Semoga Anda selalu sehat dan selamat). Tapi tahun ini, warga Palestina di Gaza saling mengucapkan "Kul qasif wa antum bi khoir" (semoga Anda selamat setelah pengeboman). Sungguh Ironis.
Sebagian warga Gaza yang bertahan di rumah-rumah mereka tidak berani keluar. Anak-anak tak lagi pergi sekolah, para lelaki tidak bisa bekerja bahkan salat pun kini di rumah saja, karena masjid-masjid banyak yang hancur. Para orang tua langsung meraih anak-anaknya, jika melihat mereka mendekat ke jendela atau membuka pintu untuk sekedar mengintip situasi di luar.
Abu Anas Al-Banna beserta isteri dan 10 anaknya kini cuma bisa berdiam diri di rumah kecil mereka di Gaza City. Selama enam hari ini mereka merasakan getaran dan suara dentuman yang memekakkan telinga akibat ledakan misil-misil Israel.
"Kematian mengintai kami semua. Saya sendiri panik dan rasanya ingin berteriak, tapi tak bisa. Saya harus kuat demi anak-anak saya," kata seorang ibu sambil memeluk erat Sami, puteranya yang baru berusia tiga tahun dan tidak berhenti menangis.
"Tidak ada jeritan ataupun air mata yang bisa menyelematkan kami. Berdoa. Doalah satu-satunya senjata kami yang tersisa," kata Abu al-Banna.
Saat malam menjelang merupakan saat-saat yang menakutkan bagi keluarga al-Banna. Lina, 14, salah satu anak perempuan al-Banna, dari sudut tempat tidurnya cuma bisa berbisik bahwa ia sangat ketakutan saat malam tiba. Saudara lelakinya, Anas, juga masih ketakutan setelah beberap jam bombardir yang dilakukan Israel ke pemukiman mereka. Tubuhnya gemetar. "Saya tidak bisa merasakan apa-apa lagi. Saya kehilangan semua rasa indera saya," kata Anas.
Sejak serangan Israel hari Sabtu kemarin, keluarga al-Banna memutuskan untuk tinggal dalam satu ruangan. Mereka memilih kamar yang tidak ada jendela di sudut yang paling jauh dari lantai dasar, tempat yang paling minimal dari resiko terkena bombardir Israel. Abu al-Banna juga menyiapkan peralatan pertolongan pertama. Meski demikian, mereka tetap tidak bisa memejamkan mata saat malam turun di Gaza.
Anak-anak menutup muka atau menutup telinga mereka jika menderngar deru pesawat tempur Israel. "Setiap menit, rasanya kami harus siap mengucapkan perpisahan satu sama lain. Kami tidak pernah tahu apakah kami akan selamat esok hari," kata mereka pasrah. (eramuslim) Tutup... 
Bom Israel Mengintai Anak-Anak Gaza
- oleh webmaster
02/01/2009 ¤ 14:28
Serangan Zionis Israel ke Jalur Gaza tidak mengenal belas kasihan. Mereka membunuh apa saja, termasuk kaum perempuan dan anak-anak. Anak-anak di Gaza bukan hanya harus merenggang nyawa, mereka yang selamat mengalami trauma psikologis yang tidak ringan.
Jumlah warga Palestina yang gugur syahid akibat serangan Israel di Jalur Gaza sudah mencapai 400 orang dan 27 diantaranya adalah anak-anak.
Satu keluarga Palestina, kehilangan lima anak perempuannya sekaligus, salah satunya bayi berusia 14 bulan ketika pesawat-pesawat tempur Israel membombardir sebuah masjid dekat rumah keluarga tersebut di kota Jabaliya. Di kota Rafah, tiga anak laki-laki juga menjadi korban serangan brutal Zionis Israel.
"Anak-anak saya sangat ketakutan. Kami masih tidak berani keluar rumah. Tidak ada tempat yang aman," kata Faysal Shawa, seorang ayah yang sehari-harinya bekerja konstruksi di Gaza.
"Gaza ini wilayah yang kecil. Saat Israel membombardir kami, rasanya seperti membombardir rumah-rumah kami," sambung Shawa ayah dari dari tiga anak.
Ia mengatakan, warga Palestina di Gaza sudah biasa menghadapi serangan-serangan Israel. Tapi serangan kali ini sangat mengerikan. "Serangan ini serangan terburuk selama 18 bulan belakangan ini. Selama ini kami sudah hidup dalam kesulitan. Kami kekurangan makanan, air bersih dan tidak ada listrik," papar Shawa.
Bagi anak-anak, ini seperti hidup neraka. Situasi ini harus dihentikan sekarangan juga," tukasnya.
Hazem Sami Rikhawi, 20, seorang mahasiswa di Gaza menjadi saksi bagaimana bom-bom Israel menghujam tubuh anak-anak Gaza. Ia menyaksikan bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur Israel menghancurkan sebuah tempat pelatihan yang dikelola UNRWA, lembaga bantuan PBB untuk Palestina.
"Tiba-tiba, sebuah misil besar jatuh diantara anak-anak perempuan di tempat itu. Dua diantara mereka gugur syahid," kata Rikhawi bercerita dari tempat tidur di rumah sakit, karena ia juga menjadi korban misil itu.
Salah satu korban yang syahid itu adalah sahabat Rakhawi. "Ia mengalami pendarahan dari mulut dan hidungnya. "Kalimat terakhir yang keluar dari mulutnya, 'selamat aku Hazem'. Saya tidak akan pernah melupakan sorot mata dan suaranya yang kesakita meminta tolong." tutur Rikhawi. (eramuslim.com Selengkapnya ... 
Serangan Zionis Israel ke Jalur Gaza tidak mengenal belas kasihan. Mereka membunuh apa saja, termasuk kaum perempuan dan anak-anak. Anak-anak di Gaza bukan hanya harus merenggang nyawa, mereka yang selamat mengalami trauma psikologis yang tidak ringan.
Jumlah warga Palestina yang gugur syahid akibat serangan Israel di Jalur Gaza sudah mencapai 400 orang dan 27 diantaranya adalah anak-anak.
Satu keluarga Palestina, kehilangan lima anak perempuannya sekaligus, salah satunya bayi berusia 14 bulan ketika pesawat-pesawat tempur Israel membombardir sebuah masjid dekat rumah keluarga tersebut di kota Jabaliya. Di kota Rafah, tiga anak laki-laki juga menjadi korban serangan brutal Zionis Israel.
"Anak-anak saya sangat ketakutan. Kami masih tidak berani keluar rumah. Tidak ada tempat yang aman," kata Faysal Shawa, seorang ayah yang sehari-harinya bekerja konstruksi di Gaza.
"Gaza ini wilayah yang kecil. Saat Israel membombardir kami, rasanya seperti membombardir rumah-rumah kami," sambung Shawa ayah dari dari tiga anak.
Ia mengatakan, warga Palestina di Gaza sudah biasa menghadapi serangan-serangan Israel. Tapi serangan kali ini sangat mengerikan. "Serangan ini serangan terburuk selama 18 bulan belakangan ini. Selama ini kami sudah hidup dalam kesulitan. Kami kekurangan makanan, air bersih dan tidak ada listrik," papar Shawa.
Bagi anak-anak, ini seperti hidup neraka. Situasi ini harus dihentikan sekarangan juga," tukasnya.
Hazem Sami Rikhawi, 20, seorang mahasiswa di Gaza menjadi saksi bagaimana bom-bom Israel menghujam tubuh anak-anak Gaza. Ia menyaksikan bom yang dijatuhkan dari pesawat tempur Israel menghancurkan sebuah tempat pelatihan yang dikelola UNRWA, lembaga bantuan PBB untuk Palestina.
"Tiba-tiba, sebuah misil besar jatuh diantara anak-anak perempuan di tempat itu. Dua diantara mereka gugur syahid," kata Rikhawi bercerita dari tempat tidur di rumah sakit, karena ia juga menjadi korban misil itu.
Salah satu korban yang syahid itu adalah sahabat Rakhawi. "Ia mengalami pendarahan dari mulut dan hidungnya. "Kalimat terakhir yang keluar dari mulutnya, 'selamat aku Hazem'. Saya tidak akan pernah melupakan sorot mata dan suaranya yang kesakita meminta tolong." tutur Rikhawi. (eramuslim.com Tutup... 
Pimpinan Hamas Syahid, Hamas Serukan Aksi Massa Usai Salat Jumat
- oleh webmaster
02/01/2009 ¤ 14:21
Jumlah warga Palestina di Jalur Gaza yang gugur syahid akibat serangan pasukan Zionis Israel selama hampir sepekan ini terus bertambah, jumlahnya sudah mencapai 420 orang dan 2.000 orang lebih luka-luka. Sepanjang Kamis kemarin, serangan udara Israel membombardir lebih dari 20 titik di Jalur Gaza termasuk rumah dua pimpinan senior Hamas.
Rumah komandan pasukan Hamas Nabil Amrin di Jalur Gaza hancur lebur akibat serangan udara Zionis ke wilayah Syaikh Raduan dengan Gaza City. Tapi belum diketahui bagaimana kondisi Amrin usai serangan itu. Sebelumnya, Israel juga membom rumah pimpinan senior Hamas Nizar Rayyan. Dalam serangan itu Rayyan gugur syahid bersama sembilan orang lainnya termasuk istri dan tiga orang anaknya.
Sementara itu, para pejuang Hamas di Gaza terus melakukan serangan balasan atas pembantaian yang dilakukan Israel di Jalur Gaza. Hamas menembakkan roket-roketnya ke wilayah Israel antara lain ke basis angkatan udara Israel Hatzerim di kota Beersheba yang terletak sekitar 40 kilometer dari Jalur Gaza.
Hamas menyatakan, pangkalan udara Israel itu merupakan pangkalan udara terbesar dan menjadi markas pesawat-pesawat pembunuh Israel dalam melakukan serangannya ke Gaza. Hamas berhasil menembakan sebuah roket jenis Grad ke pangkalan udara tersebut.
Faksi pejuang Palestina lainnya, Brigade al-Quds yang berafiliasi dengan Jihad Islam juga menggempur pemukiman-pemukiman Yahudi di Sderot dan Kfar dengan roket-roket mereka. Para pemukim Yahudi di kota-kota Israel sepanjang Kamis kemarin menerima pesan lewat sms, berisi peringatan bahwa serangan-serangan Israel ke Jalur Gaza akan makin mengintensifkan serangan balasan ke wilayah Israel.
Hamas menyerukan seluruh rakyat Palestina, terutama di Tepi Barat dan Yerusalem Timur untuk melakukan aksi massa hari ini, Jumat (2/1) untuk memprotes aksi biadab Zionis Israel. "Aksi massa dilakukan setelah salat Jumat, mulai dari kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem dan dari semua masjid-masjid di Tepi Barat," demikian seruang Hamas dalam situs mereka.
Hamas mengatakan, "Jadikan hari Jumat ini sebagai hari solidaritas terhadap saudara-saudara kita di Gaza dan sebagai hari kemarahan kita pada penjajahan Zionis dan para pemukimnya."
Kepolisian Israel menyiagakan ribuan aparatnya dan petugas patrolinya di Yerusalem Timur untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa tersebut. Israel juga mengerahkan tentara-tentaranya untuk memblokade Tepi Barat pada hari ini dan hari Sabtu besok.(eramuslim.com) Selengkapnya ... 
Jumlah warga Palestina di Jalur Gaza yang gugur syahid akibat serangan pasukan Zionis Israel selama hampir sepekan ini terus bertambah, jumlahnya sudah mencapai 420 orang dan 2.000 orang lebih luka-luka. Sepanjang Kamis kemarin, serangan udara Israel membombardir lebih dari 20 titik di Jalur Gaza termasuk rumah dua pimpinan senior Hamas.
Rumah komandan pasukan Hamas Nabil Amrin di Jalur Gaza hancur lebur akibat serangan udara Zionis ke wilayah Syaikh Raduan dengan Gaza City. Tapi belum diketahui bagaimana kondisi Amrin usai serangan itu. Sebelumnya, Israel juga membom rumah pimpinan senior Hamas Nizar Rayyan. Dalam serangan itu Rayyan gugur syahid bersama sembilan orang lainnya termasuk istri dan tiga orang anaknya.
Sementara itu, para pejuang Hamas di Gaza terus melakukan serangan balasan atas pembantaian yang dilakukan Israel di Jalur Gaza. Hamas menembakkan roket-roketnya ke wilayah Israel antara lain ke basis angkatan udara Israel Hatzerim di kota Beersheba yang terletak sekitar 40 kilometer dari Jalur Gaza.
Hamas menyatakan, pangkalan udara Israel itu merupakan pangkalan udara terbesar dan menjadi markas pesawat-pesawat pembunuh Israel dalam melakukan serangannya ke Gaza. Hamas berhasil menembakan sebuah roket jenis Grad ke pangkalan udara tersebut.
Faksi pejuang Palestina lainnya, Brigade al-Quds yang berafiliasi dengan Jihad Islam juga menggempur pemukiman-pemukiman Yahudi di Sderot dan Kfar dengan roket-roket mereka. Para pemukim Yahudi di kota-kota Israel sepanjang Kamis kemarin menerima pesan lewat sms, berisi peringatan bahwa serangan-serangan Israel ke Jalur Gaza akan makin mengintensifkan serangan balasan ke wilayah Israel.
Hamas menyerukan seluruh rakyat Palestina, terutama di Tepi Barat dan Yerusalem Timur untuk melakukan aksi massa hari ini, Jumat (2/1) untuk memprotes aksi biadab Zionis Israel. "Aksi massa dilakukan setelah salat Jumat, mulai dari kompleks masjid al-Aqsa di Yerusalem dan dari semua masjid-masjid di Tepi Barat," demikian seruang Hamas dalam situs mereka.
Hamas mengatakan, "Jadikan hari Jumat ini sebagai hari solidaritas terhadap saudara-saudara kita di Gaza dan sebagai hari kemarahan kita pada penjajahan Zionis dan para pemukimnya."
Kepolisian Israel menyiagakan ribuan aparatnya dan petugas patrolinya di Yerusalem Timur untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa tersebut. Israel juga mengerahkan tentara-tentaranya untuk memblokade Tepi Barat pada hari ini dan hari Sabtu besok.(eramuslim.com) Tutup... 
Antara BBM Kendaraan Pribadi & Umum
- oleh Abusyafiq 26/11/2008 ¤ 09:35
Seharusnya harga Premium untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum dibedakan. Dengan demikian akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dan akan membuat orang beralih ke kendaraan umum karena tarifnya jauh lebih murah. Tentunya hal ini tidak mudah, perlu pengawasan yang ketat dari pemerintah agar tidak terjadi penyelewengan di lapangan. Kenakan sanksi yang keras dan tegas bagi yang coba-coba melanggar aturan penjualan/pembelian premium yang tidak sesuai dengan peruntukan kendaraan!  Selengkapnya ... 
Seharusnya harga Premium untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum dibedakan. Dengan demikian akan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, dan akan membuat orang beralih ke kendaraan umum karena tarifnya jauh lebih murah. Tentunya hal ini tidak mudah, perlu pengawasan yang ketat dari pemerintah agar tidak terjadi penyelewengan di lapangan. Kenakan sanksi yang keras dan tegas bagi yang coba-coba melanggar aturan penjualan/pembelian premium yang tidak sesuai dengan peruntukan kendaraan!  Tutup... 
Marwan Batubara: Saatnya Premium Turun Jadi Rp 5.000 per liter!
- oleh eddarius
19/11/2008 ¤ 09:09
Di sela-sela kesibukannya, Ketua Komite Penyelamat Kekayaan Negara, Marwan Batubara, mengatakan bahwa harga premium sudah harus turun menjadi 5 ribu rupiah per liter.
"Saat ini, harga minyak mentah dunia di pasar internasional sudah turun menjadi 64,5 dolar per barel (untuk jenis light sweet) atau 62,07 dolar per barel (untuk jenis Brent). Angka ini telah jauh merosot dibanding harga tertinggi minyak dunia pada bulan Juli 2008 yang sempat mencapai besaran US$ 147 per barel.
"Anehnya, sampai saat ini pemerintah belum juga memutuskan untuk menurunkan harga jual BBM dalam negeri," ujar Marwan yang juga anggota DPD dari daerah Jakarta.
Keanehan tersebut memang berasalan. Pasalnya, ketika menaikan di bulan Mei lalu, pemerintah mengacu pada kenaikan harga minyak mentah dunia. Dan kenaikan yang diputuskan pemerintah tidak tanggung-tanggung, sebesar 30 persen.
Pemerintah memang memberi beberapa alasan kenapa BBM nggak juga turun. Di antaranya, harga rata-rata ICP (Indonesia Crude Oil Price) sepanjang tahun ini yang masih sebesar 107 dolar per barel. Ini menunjukkan, menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan, Anggito Abimanyu, masih adanya komponen subsidi yang harus diperhitungkan, sehingga pemerintah tak dapat dengan segera menurunkan harga jual BBM.
Ada juga alasan lain, harga jual BBM non subsidi masih lebih tinggi dibanding harga jual BBM subsidi. Pemerintah menyatakan baru akan menurunkan harga BBM jika harga BBM non subsidi telah mendekati harga BBM subsidi. Hal itu agar harga BBM subsidi tidak lebih mahal dibandingkan dengan harga BBM non subsidi.
Seperti itulah kira-kira yang diucapkan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, “Kita nggak mau harga Pertamax lebih murah dari harga BBM subsidi. Harga BBM keekonomian tidak boleh rendah dari Premium” (Harian Neraca, 3 November 2008).
Sebagai catatan, saat ini, harga BBM bersubsidi (Premium) sebesar Rp 6.000 per liter. Sedangkan, harga BBM non subsidi (Pertamax) telah turun menjadi Rp 7.000 per liter.
Pernyataan Purnomo juga senada dengan penyataan Wapres Jusuf Kalla sebelumnya yang mengatakan harga BBM akan diturunkan jika harga minyak dunia stabil pada angka di bawah 80 dolar Amerika per barel. Wapres juga mengatakan bahwa alokasi subsidi BBM dalam APBNP 2008 sebesar Rp 128 triliun telah terpakai seluruhnya.
Namun menurut Marwan, ada beberapa kalkulasi lain yang mesti diperhitungkan pemerintah agar harga BBM bisa cepat turun. Yaitu, penurunan harga BBM punya efek ganda yang besar bagi bergulirnya ekonomi masyarakat.
"Multiplier effect itu terutama pada penurunan tingkat inflasi, penurunan tingkat suku bunga, peningkatan daya beli dan angka konsumsi masyarakat, serta bergeraknya perekonomian di sektor riil," jelas Marwan.
Yang penting dicatat, penurunan harga BBM akan sangat terasa dampaknya bagi kelompok masyarakat kecil, yaitu mereka yang bergerak di bidang ritel, nelayan, usaha kecil dan menengah, serta sektor non formal seperti ojek, pedagang keliling, dan sebagainya.
Melalui penurunan harga BBM, kelompok-kelompok ini diharapkan dapat terdorong untuk bergerak lebih cepat, menciptakan peluang kerja, dan melakukan ekspansi usaha. Hal ini akan sangat membantu upaya antisipatif terhadap gelombang PHK yang mungkin timbul dari resesi ekonomi dunia.
Selain itu, turunnya harga BBM secara otomatis juga akan meringankan biaya hidup yang harus dikeluarkan keluarga menengah ke bawah yang jumlahnya mencapai puluhan juta jiwa.
Kedua, menurut Marwan, fluktuasi harga minyak dunia di tahun 2009 diperkirakan tidak keluar dari kisaran 50 sampai 80 dolar per barel. "Hal itu karena resesi global diperkirakan akan memakan waktu cukup lama. Karena itulah permintaan minyak dunia juga akan berkurang," ujarnya meyakinkan.
Selain itu, masih menurut Marwan, ada kelebihan anggaran akibat turunnya harga minyak dunia.
Seperti dikatakan Ketua Komite Tetap Fiskal dan Moneter KADIN, Bambang Soesatyo, diperhitungkan, akibat turunnya harga minyak dunia saat ini, terjadi penghematan subsidi BBM sekitar Rp 1.600 per liter. Dengan asumsi realisasi volume BBM per bulan sebesar 6 miliar liter, maka telah terjadi potensi kelebihan anggaran sebesar Rp 9,6 triliun.
"Kelebihan anggaran ini tentunya dapat segera dialokasikan pada pos subsidi BBM dalam APBN sehingga harga jual BBM dalam negeri dapat diturunkan.
"Kami menegaskan, dalam rangka mengatasi dampak krisis keuangan global saat ini, terutama untuk menggerakkan sektor riil, mengantisipasi terjadinya gelombang PHK, dan mengurangi tingkat inflasi, penurunan harga BBM harus dilakukan saat ini juga!" tegas Marwan lebih meyakinkan.
Sumber: eramuslim Selengkapnya ... 
Di sela-sela kesibukannya, Ketua Komite Penyelamat Kekayaan Negara, Marwan Batubara, mengatakan bahwa harga premium sudah harus turun menjadi 5 ribu rupiah per liter.
"Saat ini, harga minyak mentah dunia di pasar internasional sudah turun menjadi 64,5 dolar per barel (untuk jenis light sweet) atau 62,07 dolar per barel (untuk jenis Brent). Angka ini telah jauh merosot dibanding harga tertinggi minyak dunia pada bulan Juli 2008 yang sempat mencapai besaran US$ 147 per barel.
"Anehnya, sampai saat ini pemerintah belum juga memutuskan untuk menurunkan harga jual BBM dalam negeri," ujar Marwan yang juga anggota DPD dari daerah Jakarta.
Keanehan tersebut memang berasalan. Pasalnya, ketika menaikan di bulan Mei lalu, pemerintah mengacu pada kenaikan harga minyak mentah dunia. Dan kenaikan yang diputuskan pemerintah tidak tanggung-tanggung, sebesar 30 persen.
Pemerintah memang memberi beberapa alasan kenapa BBM nggak juga turun. Di antaranya, harga rata-rata ICP (Indonesia Crude Oil Price) sepanjang tahun ini yang masih sebesar 107 dolar per barel. Ini menunjukkan, menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan, Anggito Abimanyu, masih adanya komponen subsidi yang harus diperhitungkan, sehingga pemerintah tak dapat dengan segera menurunkan harga jual BBM.
Ada juga alasan lain, harga jual BBM non subsidi masih lebih tinggi dibanding harga jual BBM subsidi. Pemerintah menyatakan baru akan menurunkan harga BBM jika harga BBM non subsidi telah mendekati harga BBM subsidi. Hal itu agar harga BBM subsidi tidak lebih mahal dibandingkan dengan harga BBM non subsidi.
Seperti itulah kira-kira yang diucapkan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, “Kita nggak mau harga Pertamax lebih murah dari harga BBM subsidi. Harga BBM keekonomian tidak boleh rendah dari Premium” (Harian Neraca, 3 November 2008).
Sebagai catatan, saat ini, harga BBM bersubsidi (Premium) sebesar Rp 6.000 per liter. Sedangkan, harga BBM non subsidi (Pertamax) telah turun menjadi Rp 7.000 per liter.
Pernyataan Purnomo juga senada dengan penyataan Wapres Jusuf Kalla sebelumnya yang mengatakan harga BBM akan diturunkan jika harga minyak dunia stabil pada angka di bawah 80 dolar Amerika per barel. Wapres juga mengatakan bahwa alokasi subsidi BBM dalam APBNP 2008 sebesar Rp 128 triliun telah terpakai seluruhnya.
Namun menurut Marwan, ada beberapa kalkulasi lain yang mesti diperhitungkan pemerintah agar harga BBM bisa cepat turun. Yaitu, penurunan harga BBM punya efek ganda yang besar bagi bergulirnya ekonomi masyarakat.
"Multiplier effect itu terutama pada penurunan tingkat inflasi, penurunan tingkat suku bunga, peningkatan daya beli dan angka konsumsi masyarakat, serta bergeraknya perekonomian di sektor riil," jelas Marwan.
Yang penting dicatat, penurunan harga BBM akan sangat terasa dampaknya bagi kelompok masyarakat kecil, yaitu mereka yang bergerak di bidang ritel, nelayan, usaha kecil dan menengah, serta sektor non formal seperti ojek, pedagang keliling, dan sebagainya.
Melalui penurunan harga BBM, kelompok-kelompok ini diharapkan dapat terdorong untuk bergerak lebih cepat, menciptakan peluang kerja, dan melakukan ekspansi usaha. Hal ini akan sangat membantu upaya antisipatif terhadap gelombang PHK yang mungkin timbul dari resesi ekonomi dunia.
Selain itu, turunnya harga BBM secara otomatis juga akan meringankan biaya hidup yang harus dikeluarkan keluarga menengah ke bawah yang jumlahnya mencapai puluhan juta jiwa.
Kedua, menurut Marwan, fluktuasi harga minyak dunia di tahun 2009 diperkirakan tidak keluar dari kisaran 50 sampai 80 dolar per barel. "Hal itu karena resesi global diperkirakan akan memakan waktu cukup lama. Karena itulah permintaan minyak dunia juga akan berkurang," ujarnya meyakinkan.
Selain itu, masih menurut Marwan, ada kelebihan anggaran akibat turunnya harga minyak dunia.
Seperti dikatakan Ketua Komite Tetap Fiskal dan Moneter KADIN, Bambang Soesatyo, diperhitungkan, akibat turunnya harga minyak dunia saat ini, terjadi penghematan subsidi BBM sekitar Rp 1.600 per liter. Dengan asumsi realisasi volume BBM per bulan sebesar 6 miliar liter, maka telah terjadi potensi kelebihan anggaran sebesar Rp 9,6 triliun.
"Kelebihan anggaran ini tentunya dapat segera dialokasikan pada pos subsidi BBM dalam APBN sehingga harga jual BBM dalam negeri dapat diturunkan.
"Kami menegaskan, dalam rangka mengatasi dampak krisis keuangan global saat ini, terutama untuk menggerakkan sektor riil, mengantisipasi terjadinya gelombang PHK, dan mengurangi tingkat inflasi, penurunan harga BBM harus dilakukan saat ini juga!" tegas Marwan lebih meyakinkan.
Sumber: eramuslim Tutup... 
Polisi India Siksa Tahanan Muslim
- oleh eddarius
19/11/2008 ¤ 09:02
Organisasi pemantau hak asasi manusia Human Right Watch (HRW) menyatakan, sekitar 100 warga Muslim ditangkap oleh polisi India pasca peristiwa ledakan bom di kota Hyderabad yang terjadi pada bulan Mei dan bulan Agustus 2007. Dan pemerintah negara bagian Andhra Pradesh mengakui bahwa 21 warga Muslim yang ditangkap disiksa selama berada dalam tahanan.
HRW mendesak pemerintah India agar mengadili anggota polisi yang telah melakukan penyiksaan, selain memberikan kompensasi sebesar 600 dollar pada masing-masing korban. "Mengakui adanya penyiksaan dan memberikan kompensasi adalah langkah awal yang baik. Tapi pemerintah harus memproses secara hukum mereka yang bertanggung jawab atas penyiksaan itu," kata Meenakshi Ganguly, peneliti senior wilayah Asia Selatan Human Right Watch.
Menurut HRW, warga Muslim yang ditangkap karena dituduh terlibat dalam aksi pengeboman di Hyderabad mengalami pelecehan dan penyiksaan yang tidak ringan oleh aparat kepolisian India. Para tahanan Muslim itu disuruh telanjang, dipukuli, digantung dengan posisi kepala di bawah, disetrum dan diancam dengan cara menyiksa kerabat perempuan para tahanan.
"Polisi India berulang kali merespon insiden ledakan bom dengan cara menangkapi orang hanya karena orang yang bersangkutan kebetulan seorang Muslim, kemudian melakukan penyiksaan untuk mendapatkan informasi dan pengakuan," papar Ganguly yang juga mengecam sikap pemerintah India karena telah melakukan stigmatisasi dan pengabaian terhadap komunitas Muslim.
Sumber: eramuslim Selengkapnya ... 
Organisasi pemantau hak asasi manusia Human Right Watch (HRW) menyatakan, sekitar 100 warga Muslim ditangkap oleh polisi India pasca peristiwa ledakan bom di kota Hyderabad yang terjadi pada bulan Mei dan bulan Agustus 2007. Dan pemerintah negara bagian Andhra Pradesh mengakui bahwa 21 warga Muslim yang ditangkap disiksa selama berada dalam tahanan.
HRW mendesak pemerintah India agar mengadili anggota polisi yang telah melakukan penyiksaan, selain memberikan kompensasi sebesar 600 dollar pada masing-masing korban. "Mengakui adanya penyiksaan dan memberikan kompensasi adalah langkah awal yang baik. Tapi pemerintah harus memproses secara hukum mereka yang bertanggung jawab atas penyiksaan itu," kata Meenakshi Ganguly, peneliti senior wilayah Asia Selatan Human Right Watch.
Menurut HRW, warga Muslim yang ditangkap karena dituduh terlibat dalam aksi pengeboman di Hyderabad mengalami pelecehan dan penyiksaan yang tidak ringan oleh aparat kepolisian India. Para tahanan Muslim itu disuruh telanjang, dipukuli, digantung dengan posisi kepala di bawah, disetrum dan diancam dengan cara menyiksa kerabat perempuan para tahanan.
"Polisi India berulang kali merespon insiden ledakan bom dengan cara menangkapi orang hanya karena orang yang bersangkutan kebetulan seorang Muslim, kemudian melakukan penyiksaan untuk mendapatkan informasi dan pengakuan," papar Ganguly yang juga mengecam sikap pemerintah India karena telah melakukan stigmatisasi dan pengabaian terhadap komunitas Muslim.
Sumber: eramuslim Tutup... 
Muslim AS Sedang Mempermalukan Diri Sendiri
- oleh eddarius
19/11/2008 ¤ 08:56
Da'i yang oleh pemerintah AS dikatagorikan sebagai da'r garis keras ini mengibaratkan komunitas Muslim AS seperti posisi Bani Israel dibawah kekuasaan Raja Firaun pada zaman dahulu. Ia mengatakan, salah satu karakteristik komunitas yang terhina dan tertindas adalah, sikap mereka yang menghamba pada penindasnya dan mentolerir penindasan itu.
Syaikh Anwar Awlaki melontarkan kritik pedas pada Muslim AS yang telah memberikan suaranya dalam pemilu presiden AS yang akhirnya dimenangkan oleh Barack Obama. Dalam artikel berjudul "Now The Elections are Over" yang ditulis di situs pribadinya, Syaikh Awlaki menyebut Muslim AS telah mempermalukan dirinya sendiri karena telah memilih kandidat presiden yang sebenarnya tidak peduli dengan kepentingan dan isu-isu tentang Islam dan umat Islam di AS bahkan umat Islam di seluruh dunia.
Da'i yang oleh pemerintah AS dikatagorikan sebagai da'r garis keras ini mengibaratkan komunitas Muslim AS seperti posisi Bani Israel dibawah kekuasaan Raja Firaun pada zaman dahulu. Syaikh Awlaki mengatakan, salah satu karakteristik komunitas yang terhina dan tertindas adalah, sikap mereka yang menghamba pada penindasnya dan mentolerir penindasan itu. Tapi, di kalangan komunitasnya sendiri, mereka justru bersikap arogan dan tidak toleran. Itulah sikap Bani Israel ketika berada dibawah kekuasaan Firaun.
"Maaf, saya harus mengatakan ini. Sayang sekali, sikap ini yang direfleksikan banyak Muslim Amerika yang mempermalukan diri mereka sendiri dengan memilih salah satu kandidat yang tidak peduli dengan isu-isu umat Islam," tulis Syaikh Awlaki di situs pribadinya.
"Ibarat pemilik seekor anjing yang bersikap sewenang-wenang pada anjing peliharannya, tapi sepanjang si pemilik melemparkan tulang, anjing itu tetap setiap pada majikannya. Begitulah Muslim Amerika yang telah membodohi dirinya sendiri dan dunia tahu itu. Menyedihkan memang, tapi itulah kenyataannya," sambung Syaikh Awlaki.
Ia membeberkan sejumlah pemberitaan media massa yang terkesan mencemooh sikap Muslim AS yang ikut terhanyut dalam euforia pemilu presiden di AS tanpa bersikap kritis. Surat kabar Guardian terbitan Inggris misalnya, menulis bahwa Muslim AS "diasingkan" dalam pemilu presiden. Surat kabar lain membuat judul yang serupa, "Muslim AS yang terasing: Pertama Mendukung Bush, Sekarang Mendukung Demokrat." Harian The Australian menulis,"Tak satupun kampanye yang melirik suara Muslim AS" dan tak satupun kandidat presiden AS yang mengunjungi masjid. Tapi sebagian besar Muslim AS tetap ikut memilih meski media massa sudah menunjukkan ketidakpedulian para kandiddat presiden kemarin terhadap eksistensi umat Islam, utamanya di AS.
Syaikh Awlaki menulis, "Ada kesamaan antara komunitas Muslim Amerika dengan Muslim di Andalusia setelah Spanyol jatuh ke tangan monarki Katolik. Ada beberapa tulisan yang mengatakan bahwa Muslim Andalusia mengalami penderitaan akibat penindasan penguasa Katolik, tapi mereka tetap berharap suatu saat situasinya akan membaik bahkan setelah penguasa Katolik memperlakukan Muslim Andalusia dengan sangat buruk."
Lebih lanjut Syaikh Awlaki menulis, "Tapi Muslim AS hidup di zaman yang lebih canggih dibandingkan Muslim Andalusia di zaman kekuasaan Katoli dan seharusnya Muslim AS bersikap lebih bijak. Warga Muslim memang dibolehkan untuk salat, berpuasa dan menjalankan perintah agama Islam sepanjang masih berada di lingkungan keyakinan mereka sendiri. Tapi warga Muslim AS belum sepenuhnya diizinkan menjadi seorang Muslim seutuhnya, karena AS belum bisa mentolerir isu-isu tentang syariah Islam, jihad, hudud, khilafah, ajaran al-Quran yang terkait dengan Yahudi dan Kristen serta dukungan terhadap pejuang-pejuang Islam di seluruh dunia."
"Aspek-aspek spiritual seorang Muslim sedang diserang, mungkin bukan oleh pemerintah tapi oleh masyarakat AS secara luas. Budaya AS akan menghancurkan keluarga-keluarga Muslim dan akan membuat anak cucu mereka kehilangan jati diri sebagai seorang Muslim. Waktu akan membuktikannya," tukas Syaikh Awlaki.
Menurutnya, Muslim AS telah memberikan suara gratis pada para kandidat presiden AS. Di era tahun 1990-an, suara warga Muslim dalam pemilu dipandang sebelah mata karena besarnya tidak signifikan. Tapi saat ini, suara warga Muslim ikut menentukan karena dari berbagai laporan menyebutkan jumlah pemilih Muslim mencapai dua juta orang. Tapi apa yang diterima warga Muslim AS atas suara yang telah mereka berikan? Sama sekali tidak ada timbalbaliknya.
Syaik Awlaki mengingatkan, seorang Muslim tidak akan pernah diterima di AS seberapapun besar dukungan mereka pada proses-proses politik yang berlangsung di negeri itu, kecuali Muslim itu meninggalkan agamanya. Dalam hal ini Syaik Awlaki mengutip al-Quran, surat al-Baqaragh ayat 120 yang berbunyi,"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka."
"Kenyataannya, dengan segala kegiatan dan makin meningkatnya partisipasi Muslim AS dalam pemilu, kondisi umat Islam di negeri itu tidak juga meningkat bahwa makin menurun," tulis Syaikh Awlaki.
Ia menyatakan, mengeluarkan fatwa yang isinya menyerukan agar umat Islam tidak terlibat dalam pemilu di negara demokrasi bukanlah hal mudah karena harus ada dasar hukum berdasarkan al-Quran dan Sunnah. Tapi Syaikh Awlaki mengingatkan umat Islam untuk membaca dan menilai fatwa itu tidak berdasarkan nama dan jumlah ulama yang berada dibalik fatwa tersebut, tapi berdasarkan bukti. Dan bukti-bukti bahwa mengikuti sistem demokrasi di negara kafir tidak akan membawa manfaat apapun bagi umat Islam sudah tertulis dalam berbagai surat di al-Quran. Antara lain di surat an-Nisa dan al-Baqarah yang menyebutkan bahwa kekuasaan itu adalah hak Allah swt. Hadist Rasulullah Muhammad saw juga menyerukan agar umat Islam menjauhkan diri dari orang-orang kafir.
Syaikh Awlaki menambahkan, "Kita lihat saja bagaimana kepemimpinan Obama selama empat tahun ke depan. Saya pribadi berpikir, selama Obama berpijak pada sebuah kebohongan, maka pembenaran warga Muslim untuk memilih Obama adalah sebuah kesalahan dan proses dimana warga Muslim memilih Obama juga sebuah kesalahan. Kita tidak bisa berharap kebaikan dari sebuah kesalahan."
"Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang berbuat kerusakan," Syaikh Awlaki menutup tulisannya dengan mengutip Surat Yunus ayat 81.
catatan redaksi: Syaikh Anwar al-Awlaki. Imam Anwar al-Awlaki adalah seorang ulama kelahiran New Mexico. Orangtuanya berasal dari Yaman dimana ia tinggal selama sebelas tahun dan memperoleh bagian awal pendidikan Islamnya.
Imam Anwar al-Awlaki sempat menjadi Imam masjid di Colorado, California. Kemudian ia tinggal di kawasan Washington DC dimana ia memimpin Dar Al-Hijrah Islamic Center sambil menjadi Pemuka Agama Islam di George Washington University.
Imam Anwar al-Awlaki memiliki gelar S1 sebagai Insinyur Sipil dari Colorado State University, S2 di bidang Pendidikan Kepemimpinan dari San Diego State University serta sedang menekuni S3-nya di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia di George Washington University. Ia telah menghasilkan banyak seri audio popular termasuk “Kehidupan Para Nabi”, “Kehidupan Akhirat”, “Kehidupan Muhammad”, “Kehidupan Umar bin Khattab”, “kehidupan Abu Bakar Ash-Shiddiq”, “Kisah Ibnul Awka”, “Konsisten di jalan Jihad” dan banyak lagi.
Sumber: eramuslim Selengkapnya ... 
Da'i yang oleh pemerintah AS dikatagorikan sebagai da'r garis keras ini mengibaratkan komunitas Muslim AS seperti posisi Bani Israel dibawah kekuasaan Raja Firaun pada zaman dahulu. Ia mengatakan, salah satu karakteristik komunitas yang terhina dan tertindas adalah, sikap mereka yang menghamba pada penindasnya dan mentolerir penindasan itu.
Syaikh Anwar Awlaki melontarkan kritik pedas pada Muslim AS yang telah memberikan suaranya dalam pemilu presiden AS yang akhirnya dimenangkan oleh Barack Obama. Dalam artikel berjudul "Now The Elections are Over" yang ditulis di situs pribadinya, Syaikh Awlaki menyebut Muslim AS telah mempermalukan dirinya sendiri karena telah memilih kandidat presiden yang sebenarnya tidak peduli dengan kepentingan dan isu-isu tentang Islam dan umat Islam di AS bahkan umat Islam di seluruh dunia.
Da'i yang oleh pemerintah AS dikatagorikan sebagai da'r garis keras ini mengibaratkan komunitas Muslim AS seperti posisi Bani Israel dibawah kekuasaan Raja Firaun pada zaman dahulu. Syaikh Awlaki mengatakan, salah satu karakteristik komunitas yang terhina dan tertindas adalah, sikap mereka yang menghamba pada penindasnya dan mentolerir penindasan itu. Tapi, di kalangan komunitasnya sendiri, mereka justru bersikap arogan dan tidak toleran. Itulah sikap Bani Israel ketika berada dibawah kekuasaan Firaun.
"Maaf, saya harus mengatakan ini. Sayang sekali, sikap ini yang direfleksikan banyak Muslim Amerika yang mempermalukan diri mereka sendiri dengan memilih salah satu kandidat yang tidak peduli dengan isu-isu umat Islam," tulis Syaikh Awlaki di situs pribadinya.
"Ibarat pemilik seekor anjing yang bersikap sewenang-wenang pada anjing peliharannya, tapi sepanjang si pemilik melemparkan tulang, anjing itu tetap setiap pada majikannya. Begitulah Muslim Amerika yang telah membodohi dirinya sendiri dan dunia tahu itu. Menyedihkan memang, tapi itulah kenyataannya," sambung Syaikh Awlaki.
Ia membeberkan sejumlah pemberitaan media massa yang terkesan mencemooh sikap Muslim AS yang ikut terhanyut dalam euforia pemilu presiden di AS tanpa bersikap kritis. Surat kabar Guardian terbitan Inggris misalnya, menulis bahwa Muslim AS "diasingkan" dalam pemilu presiden. Surat kabar lain membuat judul yang serupa, "Muslim AS yang terasing: Pertama Mendukung Bush, Sekarang Mendukung Demokrat." Harian The Australian menulis,"Tak satupun kampanye yang melirik suara Muslim AS" dan tak satupun kandidat presiden AS yang mengunjungi masjid. Tapi sebagian besar Muslim AS tetap ikut memilih meski media massa sudah menunjukkan ketidakpedulian para kandiddat presiden kemarin terhadap eksistensi umat Islam, utamanya di AS.
Syaikh Awlaki menulis, "Ada kesamaan antara komunitas Muslim Amerika dengan Muslim di Andalusia setelah Spanyol jatuh ke tangan monarki Katolik. Ada beberapa tulisan yang mengatakan bahwa Muslim Andalusia mengalami penderitaan akibat penindasan penguasa Katolik, tapi mereka tetap berharap suatu saat situasinya akan membaik bahkan setelah penguasa Katolik memperlakukan Muslim Andalusia dengan sangat buruk."
Lebih lanjut Syaikh Awlaki menulis, "Tapi Muslim AS hidup di zaman yang lebih canggih dibandingkan Muslim Andalusia di zaman kekuasaan Katoli dan seharusnya Muslim AS bersikap lebih bijak. Warga Muslim memang dibolehkan untuk salat, berpuasa dan menjalankan perintah agama Islam sepanjang masih berada di lingkungan keyakinan mereka sendiri. Tapi warga Muslim AS belum sepenuhnya diizinkan menjadi seorang Muslim seutuhnya, karena AS belum bisa mentolerir isu-isu tentang syariah Islam, jihad, hudud, khilafah, ajaran al-Quran yang terkait dengan Yahudi dan Kristen serta dukungan terhadap pejuang-pejuang Islam di seluruh dunia."
"Aspek-aspek spiritual seorang Muslim sedang diserang, mungkin bukan oleh pemerintah tapi oleh masyarakat AS secara luas. Budaya AS akan menghancurkan keluarga-keluarga Muslim dan akan membuat anak cucu mereka kehilangan jati diri sebagai seorang Muslim. Waktu akan membuktikannya," tukas Syaikh Awlaki.
Menurutnya, Muslim AS telah memberikan suara gratis pada para kandidat presiden AS. Di era tahun 1990-an, suara warga Muslim dalam pemilu dipandang sebelah mata karena besarnya tidak signifikan. Tapi saat ini, suara warga Muslim ikut menentukan karena dari berbagai laporan menyebutkan jumlah pemilih Muslim mencapai dua juta orang. Tapi apa yang diterima warga Muslim AS atas suara yang telah mereka berikan? Sama sekali tidak ada timbalbaliknya.
Syaik Awlaki mengingatkan, seorang Muslim tidak akan pernah diterima di AS seberapapun besar dukungan mereka pada proses-proses politik yang berlangsung di negeri itu, kecuali Muslim itu meninggalkan agamanya. Dalam hal ini Syaik Awlaki mengutip al-Quran, surat al-Baqaragh ayat 120 yang berbunyi,"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan pernah senang kepadamu hingga kamu mengikuti agama mereka."
"Kenyataannya, dengan segala kegiatan dan makin meningkatnya partisipasi Muslim AS dalam pemilu, kondisi umat Islam di negeri itu tidak juga meningkat bahwa makin menurun," tulis Syaikh Awlaki.
Ia menyatakan, mengeluarkan fatwa yang isinya menyerukan agar umat Islam tidak terlibat dalam pemilu di negara demokrasi bukanlah hal mudah karena harus ada dasar hukum berdasarkan al-Quran dan Sunnah. Tapi Syaikh Awlaki mengingatkan umat Islam untuk membaca dan menilai fatwa itu tidak berdasarkan nama dan jumlah ulama yang berada dibalik fatwa tersebut, tapi berdasarkan bukti. Dan bukti-bukti bahwa mengikuti sistem demokrasi di negara kafir tidak akan membawa manfaat apapun bagi umat Islam sudah tertulis dalam berbagai surat di al-Quran. Antara lain di surat an-Nisa dan al-Baqarah yang menyebutkan bahwa kekuasaan itu adalah hak Allah swt. Hadist Rasulullah Muhammad saw juga menyerukan agar umat Islam menjauhkan diri dari orang-orang kafir.
Syaikh Awlaki menambahkan, "Kita lihat saja bagaimana kepemimpinan Obama selama empat tahun ke depan. Saya pribadi berpikir, selama Obama berpijak pada sebuah kebohongan, maka pembenaran warga Muslim untuk memilih Obama adalah sebuah kesalahan dan proses dimana warga Muslim memilih Obama juga sebuah kesalahan. Kita tidak bisa berharap kebaikan dari sebuah kesalahan."
"Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang berbuat kerusakan," Syaikh Awlaki menutup tulisannya dengan mengutip Surat Yunus ayat 81.
catatan redaksi: Syaikh Anwar al-Awlaki. Imam Anwar al-Awlaki adalah seorang ulama kelahiran New Mexico. Orangtuanya berasal dari Yaman dimana ia tinggal selama sebelas tahun dan memperoleh bagian awal pendidikan Islamnya.
Imam Anwar al-Awlaki sempat menjadi Imam masjid di Colorado, California. Kemudian ia tinggal di kawasan Washington DC dimana ia memimpin Dar Al-Hijrah Islamic Center sambil menjadi Pemuka Agama Islam di George Washington University.
Imam Anwar al-Awlaki memiliki gelar S1 sebagai Insinyur Sipil dari Colorado State University, S2 di bidang Pendidikan Kepemimpinan dari San Diego State University serta sedang menekuni S3-nya di bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia di George Washington University. Ia telah menghasilkan banyak seri audio popular termasuk “Kehidupan Para Nabi”, “Kehidupan Akhirat”, “Kehidupan Muhammad”, “Kehidupan Umar bin Khattab”, “kehidupan Abu Bakar Ash-Shiddiq”, “Kisah Ibnul Awka”, “Konsisten di jalan Jihad” dan banyak lagi.
Sumber: eramuslim Tutup... 
22 Suplemen Penambah Stamina Pria Ditarik PBOM
- oleh webmaster
17/11/2008 ¤ 09:06
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik 22 jenis produk obat tradisional (jamu) dan suplemen penambah stamina pria. Diduga mengandung bahan kimia obat keras (BKO)
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan peringatan publik tentang penarikan 22 jenis produk obat tradisional (jamu) dan suplemen penambah stamina pria karena mengandung bahan kimia obat keras (BKO).
"Berdasarkan hasil pengawasan obat tradisional dan suplemen makanan melalui sampling dan pengujian laboratorium selama 2008 hingga 14 November, BPOM telah memerintahkan penarikan dari peredaran 22 jenis jamu dan suplemen makanan yang mengandung BKO berupa sildenafil sitrat dan tadafil," kata Kepala BPOM Dr Husniah Rubiana Thamrin Akib, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Husniah Rubiana Thamrin Akib menjelaskan bahwa BPOM telah menerima berbagai pengaduan berupa keluhan kesehatan dari masyarakat setelah mengkonsumsi jamu dan suplemen penambah stamina pria yang kini dilarang peredarannya di Indonesia tersebut.
"Kami belum mendapati pengaduan dari masyarakat berupa kematian, tapi baru berupa keluhan seperti sakit kepala, mual, nyeri dada, dan denyut jantung yang cepat, persis seperti gejala-gejala orang yang mengonsumsi sildenafil sitrat dan tadafil," katanya.
"Mengonsumsi obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung bahan kimia obat keras membahayakan kesehatan bahkan dapat menimbulkan kematian. Dan berdasarkan ketentuan pembuatan obat tradisional dan suplemen makanan, memang bahan kimia obat tidak boleh dicampurkan ke dalam komposisi," tambah Husniah.
Sildenafil sitrat, misalnya, dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, dispepsia, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, radang hidung, infark miokard, nyeri dada, palpitasi (jantung berdenyut sangat cepat), dan yang paling fatal adalah kematian.
Sementara tadalafil dapat menyebabkan nyeri otot, pusing, sakit kepala, mual, diare, muka memerah, hidung tersumbat, dan hilangnya potensi seks secara permanen.
"Tadalafil bersifat melebarkan pembuluh darah yang menyebabkan penurunan tekanan darah, pasokan oksigen dan darah ke dalam otot jantung menurun, nyeri dada yang tidak stabil, irama jantung yang tidak normal, bahkan serangan stroke," ujar Kepala BPOM.
Secara internasional sildenafil sitrat dikenal sebagai obat bermerek dagang "Viagra", sementara tadalafil dikenal secara internasional dengan nama obat "Cialis".
"Orang boleh saja mengonsumsi dua jenis obat ini, tapi harus atas resep dokter, karena efeknya bisa mematikan bila dikonsumsi penderita jantung," kata dia.
Itu sebabnya, masih kata Husniah, bila bahan kimia obat keras ini dimasukkan ke dalam obat tradisional dan suplemen makanan yang dijual bebas, maka efek berbahaya obat keras bisa luput dari pengawasan konsumen.
Jenis obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung tadalafil dan ditarik peredarannya terdiri atas: 5 produk obat tradisional impor, 14 produk obat tradisional lokal, 1 suplemen makanan impor, dan 2 suplemen makanan lokal.
Di antara 22 produk yang dibatalkan nomor registrasi BPOM dan merek dagangnya itu, terdapat 4 produk yang diketahui mencantumkan nomor registrasi fiktif.
Sumber: hidayatullah.com Selengkapnya ... 
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik 22 jenis produk obat tradisional (jamu) dan suplemen penambah stamina pria. Diduga mengandung bahan kimia obat keras (BKO)
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengeluarkan peringatan publik tentang penarikan 22 jenis produk obat tradisional (jamu) dan suplemen penambah stamina pria karena mengandung bahan kimia obat keras (BKO).
"Berdasarkan hasil pengawasan obat tradisional dan suplemen makanan melalui sampling dan pengujian laboratorium selama 2008 hingga 14 November, BPOM telah memerintahkan penarikan dari peredaran 22 jenis jamu dan suplemen makanan yang mengandung BKO berupa sildenafil sitrat dan tadafil," kata Kepala BPOM Dr Husniah Rubiana Thamrin Akib, dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Husniah Rubiana Thamrin Akib menjelaskan bahwa BPOM telah menerima berbagai pengaduan berupa keluhan kesehatan dari masyarakat setelah mengkonsumsi jamu dan suplemen penambah stamina pria yang kini dilarang peredarannya di Indonesia tersebut.
"Kami belum mendapati pengaduan dari masyarakat berupa kematian, tapi baru berupa keluhan seperti sakit kepala, mual, nyeri dada, dan denyut jantung yang cepat, persis seperti gejala-gejala orang yang mengonsumsi sildenafil sitrat dan tadafil," katanya.
"Mengonsumsi obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung bahan kimia obat keras membahayakan kesehatan bahkan dapat menimbulkan kematian. Dan berdasarkan ketentuan pembuatan obat tradisional dan suplemen makanan, memang bahan kimia obat tidak boleh dicampurkan ke dalam komposisi," tambah Husniah.
Sildenafil sitrat, misalnya, dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, dispepsia, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, radang hidung, infark miokard, nyeri dada, palpitasi (jantung berdenyut sangat cepat), dan yang paling fatal adalah kematian.
Sementara tadalafil dapat menyebabkan nyeri otot, pusing, sakit kepala, mual, diare, muka memerah, hidung tersumbat, dan hilangnya potensi seks secara permanen.
"Tadalafil bersifat melebarkan pembuluh darah yang menyebabkan penurunan tekanan darah, pasokan oksigen dan darah ke dalam otot jantung menurun, nyeri dada yang tidak stabil, irama jantung yang tidak normal, bahkan serangan stroke," ujar Kepala BPOM.
Secara internasional sildenafil sitrat dikenal sebagai obat bermerek dagang "Viagra", sementara tadalafil dikenal secara internasional dengan nama obat "Cialis".
"Orang boleh saja mengonsumsi dua jenis obat ini, tapi harus atas resep dokter, karena efeknya bisa mematikan bila dikonsumsi penderita jantung," kata dia.
Itu sebabnya, masih kata Husniah, bila bahan kimia obat keras ini dimasukkan ke dalam obat tradisional dan suplemen makanan yang dijual bebas, maka efek berbahaya obat keras bisa luput dari pengawasan konsumen.
Jenis obat tradisional dan suplemen makanan yang mengandung tadalafil dan ditarik peredarannya terdiri atas: 5 produk obat tradisional impor, 14 produk obat tradisional lokal, 1 suplemen makanan impor, dan 2 suplemen makanan lokal.
Di antara 22 produk yang dibatalkan nomor registrasi BPOM dan merek dagangnya itu, terdapat 4 produk yang diketahui mencantumkan nomor registrasi fiktif.
Sumber: hidayatullah.com Tutup... 
Bank Makanan Pertama Didirikan di Palestina
- oleh webmaster
14/11/2008 ¤ 16:16
Lembaga Kemasyarakatan untuk Pemeliharaan Keluarga (al-Hay'ah al-Ahliyyah li Ri'ayah al-Usrah) berpusat di Gaza, mengumumkan rencananya membangun bank (persediaan) makanan pertama di Palestina
Lembaga Kemasyarakatan untuk Pemeliharaan Keluarga (al-Hay'ah al-Ahliyyah li Ri'ayah al-Usrah) yang berpusat di Gaza, Palestina, baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk membangun bank (persediaan) makanan pertama di Palestina.
Sebagaimana dilansir harian Akhbaralaalam (3/11), bank yang didirikan di Gaza ini merupakan bank makanan kedua setelah yang terdapat Mesir. Daslam operasinya, bank ini akan menyediakan makanan pokok dengan harga murah bagi para keluarga yang kesulitan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-harinya, terlebih lagi warga Gaza yang sudah beberapa bulan ini mengalami blokade total dari Israel.
Dr. Adil Razak, direktur yayasan yang membidani lahirnya bank tersebut menyatakan, keadaan ekonomi kawasan yang kian sulit tercatat semakin menambah angka kemiskinan, dan berpotensi pada terjadinya kelaparan massal.
"Untuk itulah bank makanan ini kami dirikan. setidaknya, kami berharap, bank ini akan banyak membantu mereka."
Dr. Adil juga berharap kepada beberapa kalangan berada, khususnya warga negara teluk Arab yang kaya raya, juga kepada beberapa yayasan dan lembaga kemanusiaan untuk ikut serta berpartisipasi dan berinvestasi mengembangkan bank makanan ini. Jika neraca kas bank sudah memadai, rencananya bank akan membagikan makanan pokok tersebut secara cuma-cuma.
Sumber: hidayatullah.com Selengkapnya ... 
Lembaga Kemasyarakatan untuk Pemeliharaan Keluarga (al-Hay'ah al-Ahliyyah li Ri'ayah al-Usrah) berpusat di Gaza, mengumumkan rencananya membangun bank (persediaan) makanan pertama di Palestina
Lembaga Kemasyarakatan untuk Pemeliharaan Keluarga (al-Hay'ah al-Ahliyyah li Ri'ayah al-Usrah) yang berpusat di Gaza, Palestina, baru-baru ini mengumumkan rencananya untuk membangun bank (persediaan) makanan pertama di Palestina.
Sebagaimana dilansir harian Akhbaralaalam (3/11), bank yang didirikan di Gaza ini merupakan bank makanan kedua setelah yang terdapat Mesir. Daslam operasinya, bank ini akan menyediakan makanan pokok dengan harga murah bagi para keluarga yang kesulitan secara ekonomi untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-harinya, terlebih lagi warga Gaza yang sudah beberapa bulan ini mengalami blokade total dari Israel.
Dr. Adil Razak, direktur yayasan yang membidani lahirnya bank tersebut menyatakan, keadaan ekonomi kawasan yang kian sulit tercatat semakin menambah angka kemiskinan, dan berpotensi pada terjadinya kelaparan massal.
"Untuk itulah bank makanan ini kami dirikan. setidaknya, kami berharap, bank ini akan banyak membantu mereka."
Dr. Adil juga berharap kepada beberapa kalangan berada, khususnya warga negara teluk Arab yang kaya raya, juga kepada beberapa yayasan dan lembaga kemanusiaan untuk ikut serta berpartisipasi dan berinvestasi mengembangkan bank makanan ini. Jika neraca kas bank sudah memadai, rencananya bank akan membagikan makanan pokok tersebut secara cuma-cuma.
Sumber: hidayatullah.com Tutup... 
Pendeta Yahudi Turki Terkemuka Memeluk Islam
- oleh webmaster
14/11/2008 ¤ 16:07
Tokoh ternama Yahudi Turki, Aaron Kohen memeluk Islam bersama istri dan anaknya. Komunitas Yahudi mengecamnya. “Saya tidak peduli akan reaksinya”, ujar Kohen
Baru-baru ini Turki tengah mengalami sebuah sejarah besar dan fenomenal. Seorang pendeta Yahudi Turki terkemuka, Aaron Kohen, bersama keluarganya memutuskan diri mereka untuk memeluk agama Islam. Harian Turki berbahasa Arab, Akhbaralaalam (5/11) mengabarkan, Kohin (45) dan keluarganya mengikrarkan keislaman mereka di hadapan mufti Istanbul, Syaikh Bey Oglu, sejak sebulan silam. Namun, mereka baru mengumumkannya ke khalayak luas pada awal bulan ini.
“Saya sangat menghormati ketiga agama samawi. Agama Islam adalah agama yang memeluk semuanya. Asas inti ketiga agama hadir dalam Al-Quran,” ujar Kohen, sebagaimana dikutip Harian Hürriyet.
Kohen juga mengatakan, bahwa ajaran dan syari'at agama Islam benar-benar memuat, melengkapi, dan menyempurnakan syari'at agama samawi sebelumnya, yaitu Yahudi dan Kristen. "Dalam kitab suci Al-Quran, sesungguhnya terkumpul ajaran-ajaran mulia agama-agama sebelumnya," tambah Kohin.
Terkait alasan mengapa Aaron Kohen memilih Islam, pendeta muda yang mengaku menghaiskan hampir 20 tahun di kehidupan sinagog Istanbul itu mengatakan, dirinya telah mengkaji secara mendalam antara akidah dan syari'ah Yahudi, Kristen, dan Islam.
"Dan saya memutuskan untuk memeluk Islam karena saya dan keluarga saya ingin mendapatkan kebahagiaan hidup sejati," tegasnya.
Kohen memeluk Islam bersama istrinya, Filori dan anaknya. Sikapnya berganti agama sempat mengundang kecaman. Bahkan untuk menebus keislamannya, Kohen harus menghadapi beberapa tantangan dari komunitas Yahudi nya terdulu.
"Saya banyak menerima kritik dan kecaman dari saudra-saudara Yahudi saya," ujar Kohen. “Saya tidak peduli akan reaksinya. “Kedamaian dalam hati saya jauh lebih penting bagi saya,” tambahnya.
Turki tercatat sebagai negara Muslim yang memiliki sejarah gemilang terkait hidup berdampingan dengan umat Yahudi. Ketika orang-orang Yahudi mengalami pengusiran di Spanyol (abad ke-16 M), dan negara-negara Eropa menolak untuk menerima mereka, justru kekaiasran Islam Turki-Utsmani-lah yang dengan sukarela membukakan pintu untuk menolong mereka.
Hingga saat ini, populasi umat Yahudi di Turki terbilang signifikan. Di Istanbul saja, terdapat sekitar 200.000 pemeluk agama Yahudi. Yahudi Turki, sebagaimana yahudi-Yahudi yang hidup di negara-negara Muslim lainnya, disebut juga sebagai "Yahudi Timur".
Sumber: hidayatullah.com Selengkapnya ... 
Tokoh ternama Yahudi Turki, Aaron Kohen memeluk Islam bersama istri dan anaknya. Komunitas Yahudi mengecamnya. “Saya tidak peduli akan reaksinya”, ujar Kohen
Baru-baru ini Turki tengah mengalami sebuah sejarah besar dan fenomenal. Seorang pendeta Yahudi Turki terkemuka, Aaron Kohen, bersama keluarganya memutuskan diri mereka untuk memeluk agama Islam. Harian Turki berbahasa Arab, Akhbaralaalam (5/11) mengabarkan, Kohin (45) dan keluarganya mengikrarkan keislaman mereka di hadapan mufti Istanbul, Syaikh Bey Oglu, sejak sebulan silam. Namun, mereka baru mengumumkannya ke khalayak luas pada awal bulan ini.
“Saya sangat menghormati ketiga agama samawi. Agama Islam adalah agama yang memeluk semuanya. Asas inti ketiga agama hadir dalam Al-Quran,” ujar Kohen, sebagaimana dikutip Harian Hürriyet.
Kohen juga mengatakan, bahwa ajaran dan syari'at agama Islam benar-benar memuat, melengkapi, dan menyempurnakan syari'at agama samawi sebelumnya, yaitu Yahudi dan Kristen. "Dalam kitab suci Al-Quran, sesungguhnya terkumpul ajaran-ajaran mulia agama-agama sebelumnya," tambah Kohin.
Terkait alasan mengapa Aaron Kohen memilih Islam, pendeta muda yang mengaku menghaiskan hampir 20 tahun di kehidupan sinagog Istanbul itu mengatakan, dirinya telah mengkaji secara mendalam antara akidah dan syari'ah Yahudi, Kristen, dan Islam.
"Dan saya memutuskan untuk memeluk Islam karena saya dan keluarga saya ingin mendapatkan kebahagiaan hidup sejati," tegasnya.
Kohen memeluk Islam bersama istrinya, Filori dan anaknya. Sikapnya berganti agama sempat mengundang kecaman. Bahkan untuk menebus keislamannya, Kohen harus menghadapi beberapa tantangan dari komunitas Yahudi nya terdulu.
"Saya banyak menerima kritik dan kecaman dari saudra-saudara Yahudi saya," ujar Kohen. “Saya tidak peduli akan reaksinya. “Kedamaian dalam hati saya jauh lebih penting bagi saya,” tambahnya.
Turki tercatat sebagai negara Muslim yang memiliki sejarah gemilang terkait hidup berdampingan dengan umat Yahudi. Ketika orang-orang Yahudi mengalami pengusiran di Spanyol (abad ke-16 M), dan negara-negara Eropa menolak untuk menerima mereka, justru kekaiasran Islam Turki-Utsmani-lah yang dengan sukarela membukakan pintu untuk menolong mereka.
Hingga saat ini, populasi umat Yahudi di Turki terbilang signifikan. Di Istanbul saja, terdapat sekitar 200.000 pemeluk agama Yahudi. Yahudi Turki, sebagaimana yahudi-Yahudi yang hidup di negara-negara Muslim lainnya, disebut juga sebagai "Yahudi Timur".
Sumber: hidayatullah.com Tutup... 
Forum Langsung
Bukutamu -
| Member Area
FOTO-FOTO
|
PENCARIAN
KALENDER
POLLING
KONTAK KAMI
Bengkel Rohani Ciputat Jl. Ir.H.Juanda No.2A Ciputat - Jakarta 15412 Telp : (021) 7440833/7409637 Fax : (021) 7495253 Bengkel Rohani Bekasi Jl. Inpeksi Kalimalang Ruko Niaga Kalimas I Blok D23-24 Bekasi Timur - Jawa Barat Telp/Fax : (021) 88357762/88357763 Email
abuaqila@bengkelrohani.com abusyihan@bengkelrohani.com hasbullah@bengkelrohani.com pondokzakat@bengkelrohani.com
|