SPESIAL

USTADZ ABU AQILA

ABOUT BR

Tutup About Bengkel Rohani

Tutup Herbal

Tutup Jadwal Praktek

Tutup Pondok Zakat

Tutup Program Kegiatan

INFO & ARTIKEL

Tutup Alam Gaib

Tutup Aqidah

Tutup Berita

Tutup Dunia Islam

Tutup Humor Hidup Sehat

Tutup Indah Ramadhan

Tutup Indahnya Hidayah

Tutup Keluarga Muslim

Tutup Kemerdekaan

Tutup Kesehatan

Tutup Kisah dan Akhlaq Teladan

Tutup Lebaran

Tutup Ruqyah

Tutup Tahukah Anda???

Tutup Taujih & Tadzkirah

Tutup Tips dan Trik

Tutup Tokoh Islam

WAKTU SHOLAT
RENUNGAN



"Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar".
(Umar bin Khattab)







"Nabi saw. bersabda, "Hubungilah kerabatmu walau hanya dengan memberi salam kepadanya."




"Hendaklah engkau menjadi orang yang berilmu atau yang belajar atau mendengar ilmu, dan janganlah engkau menjadi orang ke empat yakni yang tidak termasuk salah seorang dari kelompok orang di atas agar engkau tidak binasa."
(Abu Darda)




"Orang yang jahat akan melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya, dengan santai dapat diusirnya hanya dengan mengibaskan tangan. Adapun seorang mukmin melihat dosa-dosanya bagaikan duduk di bawah kaki gunung yang siap menimpanya".
(HR. Al-Bukhori)




"Amal apakah yg paling dicintai Allah?" Rasulullah berkata,"yg dikerjakan secara tetap walaupun sedikit." Sabdanya lagi,"Lakukanlah amal perbuatan yang sanggup kamu lakukan"
(HR. Bukhori)




“Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku. Kalau ia berprasangka baik, maka ia akan mendapatkan kebaikan. Bila ia berprasangka buruk, maka keburukan akan menimpanya”
(Hadist Qudsi)




"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain"
(Al-hadits)




Jika engkau cinta maka dakwah adalah tadhhiyah (pengorbanan). Bukti kesetiaan dan kesiapan memberi, pantang meminta. Bersedialah banyak kehilangan dengan sedikit menerima, Karena yang di sisi Allah lebih mulia, sedang di sisimu fana belaka. Sedangkan tiap tetes keringat berpahala lipat ganda

PENGUNJUNG

   pengunjung

   visitors online

Berita


MUI Imbau Masyarakat Hormati Perbedaan 1 Syawal - oleh Admin 08/09/2010 ¤ 17:08

JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Maruf Amin menghimbau masyarakat agar tetap saling menghormati jika terjadi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri.

"Insya Allah tahun ini tidak akan ada perbedaan, tapi jika ada perbedaan dihimbau agar tetap saling menghormati," katanya dalam jumpa wartawan di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Selasa (7/9).

Maruf mengatakan, Dewan Pimpinan MUI Pusat berpendapat bahwa ketetapan tentang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriah ditentukan oleh pemerintah melalui sidang Isbat Badan Hisab dan Ruk`yat Kementerian Agama bersama MUI dan ormas-ormas Islam besok sore (8/9).

Ia juga menghimbau agar di penghujung bulan Ramadhan masyarakat merefleksikan sukacita kerohanian dan kedamaian hati dengan saling memaafkan di antara sesama.

"Menyempurnakan puasa dengan menunaikan zakat fitrah, shadaqah jariyah, serta membayarkan zakat atas harta dan rezeki yang kita miliki dengan cara-cara yang benar dan tertib," lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, MUI juga menetapkan vaksin meningitis, Norvatis Vaccines halal digunakan untuk calon jemaah haji karena dinyatakan bebas dari unsur babi selama proses produksi.

Pembicara lainnya yang hadir di antaranya Sekretaris Umum MUI, Ichwan Sam, Sekretaris Jendral Departemen Kesehatan, Ratna Rosita, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Slamet Riyanto, dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM), Kustantinah.

Sumber : Depag RI

Jutaan Umat Islam Ikuti Khataman Alquran di Masjidil Haram - oleh Admin 08/09/2010 ¤ 13:24

MAKKAH - Sekitar tiga juta umat Islam menghadiri sholat di Masjidil Haram, Makkah, dan Masjid Nabi di Madinah dengan bacaan surat Alquran sekaligus khataman, Selasa (7/9) waktu setempat. Imam yang memimpin sholat itu meminta umat Islam untuk memperkuat ukhuwah.

Jamaah yang menunaikan ibadah di Masjidil Haram meluber hingga ke halaman luar dan jalan-jalan di sekitar komplek masjid yang paling disucikan umat Islam tersebut. Selain melakukan sholat malam, jamaah itu juga ada yang menjalankan umrah dan sholat taraweh. Penjaga Dua Masjid Suci atau pihak kerajaan Saudi telah mempersiapkan segala hal untuk menyambut jamaah yang sangat banyak itu. Setidaknya, sebanyak 30 ribu karpet telah dihamparkan di tiga lantai Masjidil Haram.

Walikota Makkah, Osama Al-Bar berusaha menjaga kebersihan, kesehatan, memantau harga-harga barang di toko, restauran, dan memindahkan sampah dari kota Makkah.

Direktur Kesehatan Kota Makkah, Dr Khaled Zafer, mengatakan pusat-pusat kesehatan dan rumah sakit telah siap melayani para tamu Allah. Sementara Direktur Pertahanan Sipil Makkah, Brigjen. Jameel Arbaeen, mengatakan 300 petugas telah ditunjuk untuk memberikan layanan bantuan pertama kepada para peziarah dan pengunjung. ''Kami juga telah menyiapkan 92 unit pemadam kebakaran di berbagai kota,'' kata Arbaeen. ''Kami juga telah menyiapkan 300 sepeda motor untuk mencapai tempat kecelakaan dengan cepat.''

Mayor Abdul Mohsen Al-Maiman, juru bicara polisi Mekah, mengatakan organisasinya telah memobilisasi semua sumber daya tenaga untuk memelihara hukum dan ketertiban di kota dan kendali keamanan di dalam dan di luar Masjidil Haram.

Sumber : republika/arabnews

Penentang Pembakaran Alquran Menjamur di Facebook - oleh Admin 08/09/2010 ¤ 10:29

JAKARTA - Ide pendeta Evangelis dari Florida, Terry Jones untuk menggelar hari membakar Alquran, sontak mengundang penolakan masif di dunia maya. Grup penolak rencana tersebut menjamur di akun facebook. Sedikitnya kini terdapat 161 grup yang menggalang dukungan untuk menolak hari membakar Alquran.

Ratusan ribu anggota pun menempelkan pesannya di dinding masing-masing grup yang menolak pembakaran Alquran. Mereka umumnya menyatakan bahwa Islam sama sekali tidak ada kaitannya dengan peristiwa 11 September. Ide untuk menggelar hari membakar Alquran dianggap sangat berlebihan dan mengundang kebencian antarumat beragama.

Seorang facebooker yang mengaku bernama Klara Stinnett mengungkapkan bahwa ide untuk membakar Alquran sama sekali tidak mewakili pandangan umat Kristen. "Kita juga tidak boleh lupa bahwa para teroris itu sama sekali tidak mewakili Islam," kata dia dalam pesan yang tertulis di dinding grup 'Against everybody Bur Quran Day.

Tak hanya umat Islam yang bergabung dalam grup-grup penolak hari membakar Alquran. Mereka yang tidak beragama Islam juga menyatakan penolakan terhadap rencana tersebut. Sikap penolakan dari kalangan non-Muslim ini antara lain terlihat dalam pesan yang ditulis seorang facebooker bernama Mary Clark Luard.

"Saya bukan seorang Muslim, tapi saya sepenuhnya marah saat mendengar rencana ini. Saya bukan pemeluk agama apapun, tapi sebagai warga Amerika saya mendukung kebebasan beragama," ujar dia. Setiap orang, kata dia, berhak untuk membela agamanya. Hari membakar Alquran, tutur dia, juga sama sekali tidak mewakili aspirasi umat Kristen.

Sumber : republika

Idul Fitri Menunggu Sidang Itsbat - oleh Admin 08/09/2010 ¤ 10:06

JAKARTA - Menteri Agama Suryadharma Ali belum bisa memastikan dan memutuskan jatuhnya Idul Fitri."Memang ada kecenderungan Idul Fitri 10 September 2010, tapi belum bisa diputuskan. Keputusannya menunggu hasil sidang Isbat," ujar Menag Surya Dharma Ali, saat ditemui di Istana wakil Presiden, Selasa (7/9 2010).

Ada kemungkinan Hari Raya Idul Fitri 1431 H, kali ini menurut Surya Dharma bisa dirayakan secara bersamaan, terutama untuk ormas terbesar Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, namun untuk Nahdlatul Ulama masih harus melalui rukyatul hillal.

"Besok sore, tanggal 8 akan lakukan sidang itsbat. Tapi ada kecenderungan memang tanggal 10, belum bisa diputuskan, yang putuskan sidang itsbat. Karena perkiraan pada tanggal 8 itu hilal masih di bawah minus 2 derajat. Jadi tidak terlihat. Oleh karenanya digenapkan jadi 30 hari puasa sampai tanggal 9 September dengan demikian kemungkinan tanggal 10 Lebarannya," paparnya.

Sumebr : Depag RI

Hasil Hitungan Astronomi Hari Raya 10 September - oleh Admin 07/09/2010 ¤ 14:36

BANDUNG - Dari hasil perhitungan astronomi, Hari Raya Idul Fitri 1413 H/2010 jatuh pada hari Jumat (10/9). Namun untuk kepastiannya, masih akan digelar sidang isbat pada 8 September besok yang akan dihadiri oleh para ahli hisab, organisasi Islam, dan ahli astronomi.

Menurut Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaludin, dari hasil perhitungan astronomi pada Rabu (8/9), bulan masih dibawah ufuk dan hilal belum terlihat. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri bisa dipastikan jatuh tanggal 10 September 2010.

"Insyallah satu Syawal jatuh pada jumat 10 September, karena pada 8 September bulan masih di bawah ufuk, sehingga semua kriteria belum masuk awal Syawal," kata Thomas, pada acare perhitungan arah Kiblat Digital di Masjid Salman ITB Jalan Ganeca, belum lama ini.

Thomas juga mengatakan, sejumlah ormas Islam kerap berbeda pendapat dalam perhitungan penentuan 1 Syawal sehingga dalam pelaksanaan hari raya masih ada perbedaan di masyarakat Indonesia. Namun untuk tahun ini, kata Thomas, diperkirakan hasil perhitungan semua ormas akan sama. Dengan begitu, tidak akan ada perbedaan pelaksanaan hari lebaran tahun ini.

Meski sidang isbat baru akan digelar Rabu (8/9), namun Thomas yakin dalam sidang nanti tidak akan ada perbedaan dalam penentuan penetapan Hari Raya Idul Fitri 2010 hal ini didasari pada penentuan puasa hari pertama yang penetapannya sama hingga semua umat menjalankan ibadah puasa pada hari yang sama.

"Insyallah lebaran tahun ini semua akan merayakan pada hari yang sama," ujarnya.

Terkait masih adanya beberapa organisasi Islam yang berbeda dalam penetapan awal Ramadhan kemarin, Thomas mengatakan hal tersebut lebih dikarenakan masih kurangnya sosialisasi mengenai perhitungan hisab dengan teknologi.

"Mereka lebih percaya pada pimpinan mereka yang juga masih percaya pada perhitungan hisab lama," kata Thomas.

Meyikapi hal ini, lanjut Thomas, perlu adanya sosialisasi serta pendekatan kepada organisasi Islam tersebut. Hal ini perlu dilakukan agar tidak ada lagi perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan maupun 1 Syawal. Selain itu, tambah Thomas, pemerintah juga diharapkan bisa menetapkan kriteria dalam perhitungan rukyat. "Perlu ada pedoman bersama untuk kriteria perhitungan rukyat agar tidak ada lagi perbedaan," tandasnya.

Sumber : Depag RI

Penetapan 1 Syawal 1431 H Diyakini Akan Sama - oleh Admin 07/09/2010 ¤ 13:12

JAKARTA - Pemerintah dan sejumlah ormas Islam meyakini penetapan 1 Syawal 1431 H yang menandai Idul Fitri akan menghasilkan putusan yang sama. Karena itu, pemerintah terus mendorong ormas-ormas Islam Indonesia membuat kesepakatan kriteria penentuan awal dan akhir bulan terutama Ramadhan, Syawal, dan Zulhijjah. Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat (penetapan) Idul Fitri pada Rabu, 8 September, mendatang.

Hal itu dikemukakan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Nasaruddin Umar dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Sirajd secara terpisah, di Jakarta, kemarin.

Nasaruddin Umar mengatakan, langkah ini dilakukan sebagai upaya pemerintah mencari titik temu perbedaan metodologi penentuan bulan yang terjadi antarormas. "Paling tidak mendekatkan penafsiran dan meminimalkan perbedaan," ujarnya.

Nasaruddin menuturkan, sebagaimana aturan yang berlaku, jika terjadi perbedaan, maka dikembalikan ke pemerintah selaku uli al-amri. Namun, di Indonesia hasil keputusan pemerintah tidak dipaksakan. Sebab, hal ini menyangkut keyakinan yang merupakan hak asasi manusia.

Oleh karena itu, menurut dia, yang terpenting saling menghormati perbedaan. Kebersamaan dan persatuan butuh proses. Ke depan, lambat laun akan terjadi kesepakatan tentang standardisasi penentuan hilal.

Sementara itu, PBNU yakin tidak akan terjadi perbedaan. Jika puasa selama 30 hari, berarti Idul Fitri jatuh pada 10 September 2010. "Tapi, kalaupun terjadi perbedaan, maka perbedaan itu hal biasa. Sebab, masing-masing berdasar pada kriteria yang dianut," ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj kepada wartawan, saat berbuka puasa bersama dengan para ulama, duta besar negara sahabat, dan pengurus PBNU di gedung PBNU Jakarta, Sabtu (4/9).

Hadir dalam acara buka puasa bersama tersebut antara lain Wakil Ketua Umum PBNU As`ad Ali Said, Sekjen PBNU H Iqbal Sullam, Enceng Sobirin, Mun`im DZ, Menakertrans A Muhaimin Iskandar, dan Menteri PDT A Hilmy Faishal Zain.

Menurut kiai asal Cirebon, Jawa Barat, ini persoalan perbedaan penetapan hari raya tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi hal itu bukan hal baru di Tanah Air. Dia mengatakan, hal ini masalah kecil lantaran di antara negara Arab juga sering berbeda.

Organisasi Islam di Indonesia, menurut dia, sebenarnya telah mencoba upaya untuk mengurangi kemungkinan perbedaan dalam penetapan hari raya. Namun, hal itu belum banyak mendapatkan hasil. "Upaya meminimalkan perbedaan tak semudah itu karena beda dasar pijakan," katanya.

Dia menyebutkan, meski NU memakai metode hisab dalam penyusunan kalender Islam, dalam menetapkan jatuhnya hari raya tetap mengacu pada metode rukyat atau pengamatan secara langsung terhadap bulan.

"Kita juga mengerti hisab. Tapi, mengacu pada hadis Nabi, masalahnya bukan ada bulan atau tidak, tapi bulannya kelihatan apa tidak. Ini acuan NU," katanya.

Yang pasti, bagi NU, penentuan awal bulan itu harus didahului dengan ru`yat al-hilal bi al-fi`li, yaitu melihat bulan dengan mata telanjang di berbagai titik yang telah ditetapkan oleh PBNU dan Kementerian Agama.

"Bahwa pengertian ru`yat al-hilal itu bukan berarti hilal ada atau tidak ada, melainkan hilal itu terlihat atau tidak. Dan, perbedaan sering terjadi antarnegara-negara di Timur Tengah, yang jaraknya berdekatan. Misalnya, antara Yaman dan Mesir, Arab Saudi dan Yordania, dan lain-lain. Jadi, perbedaan itu biasa saja dan tidak usah dibesar-besarkan," tutur Said Aqil menambahkan.

Di lain pihak, Kepala Subdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat Kemenag Muhyiddin mengatakan, sejak tahun 1992 pemerintah telah berupaya menjembatani pembahasan hilal antara ormas yang ada. Termasuk di dalamnya memberikan arahan kepada ormas yang sering mendahului awal dan akhir Ramadhan seperti An-Nadzir Gowa; Naqsyabandiyah Khalidiyah, Jombang, Jawa Timur; Naqsyabandiyah Padang; dan Sattariyah Medan.

Akan tetapi, menurut dia, upaya itu menemui kendala. Masing-masing pihak mempertahankan pendapat dan mengklaim argumen yang disampaikan benar serta ciri khas metodologi mereka. Dengan demikian, terkesan pihak yang berbeda pendapat tidak mencari solusi yang terbaik untuk kebersamaan umat. Padahal, dana kegiatan hisab dan rukyat tahun 2009 mencapai Rp 400 juta.

Muhyiddin mengatakan, akar persoalan bukan kriteria hilal, melainkan kemauan masing-masing pihak mendiskusikan dan mencari kesapakatan. Buktinya, alternatif kriteria hilal yang pernah diajukan pemerintah tidak diterima.

Kriteria tersebut, sebagaimana tertuang dalam hasil keputusan musyawarah alim ulama dan pakar hisab rukyat nasional tahun 1998, kriteria hilal adalah tinggi minimum 2 derajat, berumur 8 jam, dan jarak sudut antara matahari dan bulan 3 derajat.

Sumber : Depag RI

Kekerasan dan Intimidasi Kini Menghantui Muslim Amerika Serikat - oleh Admin 07/09/2010 ¤ 09:52

NEW YORK - Muslim Amerika Serikat kini sedang dilanda kecemasan menjelang peringatan 9 tahun peristiwa 11 September. Tahun ini, peringatan 11/9 itu dirasakan sangat berbeda karena kental dengan aroma intimidasi dan permusuhan terhadap umat Islam di Amerika Serikat.

Mengantisipasi tindakan kekerasan dan provokasi dari peringatan itu, Muslim Amerika kini meningkatkan keamanan di masjid-masjid dan meminta bantuan dari para pemimpin agama lain untuk ikut meredakan suasana. Muslim di sana juga menegaskan kembali loyalitasnya kepada negaranya, Amerika Serikat. Masyarakat Muslim di sana khawatir peringatan 11/9 itu hanya akan membawa banyak kesulitan bagi mereka.

Tak sekadar melindungi diri, umat Muslim di Amerika juga berusaha mencegah provokasi yang mungkin muncul saat peringatan hari kelabu tersebut. Terutama dari aksi-aksi protes yang menentang pembangunan Islamic Center di dekat ground zero. Apalagi, tokoh anti-Islam asal Belanda Geert Wilders direncanakan akan ikut dalam barisan pengunjuk rasa yang menentang pembangunan Islamic Center itu pada 11 September 2010. Dan di hari yang sama, sebuah gereja di Gainesville, Florida, Dove World Outreach Center, berencana untuk membakar Alquran.

''Kita bisa mengharapkan orang gila di luar sana akan melakukan sesuatu hal, tapi kita tidak ingin menciptakan sebuah histeria,'' ujar Victor Begg dari Dewan Organisasi Islam Michigan. ''Amerika, pada umumnya, mendukung pluralisme. Hanya saja, ada banyak misinformasi di luar sana yang telah menciptakan kebingungan.''

Pada hari Selasa (besok), Masyarakat Islam Amerika Utara akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan Kristen dan Yahudi di Washington untuk mengatasi gelombang rasa takut dan sikap intoleransi terkait kehebohan pembangunan masjid di dekatg ground zero.

Pusat-pusat Islam di banyak kota di Amerika mengintensifkan pengawasan dan menjalin hubungan lebih dekat dengan aparat penegak hukum. Pasalnya, secara bersamaan, umat Islam juga segera merayakan Idul Fitri yang waktunya berdekatan dengan 11 September. Pemimpin Muslim khawatir perayaan Idul Fitri akan dianggap sebagai perayaan atas serangan menara kembat WTC.2001.

''Kami memberitahu semua orang untuk senantiasa menjaga mata mereka terbuka dan melaporkan sesuatu yang mencurigakan kepada otoritas dan menelepon kami,'' kata Ramzy Kilic dari Dewan Hubungan Amerika Islam di Tampa, Florida.

Setiap kali peringatan peristiwa 11 September selalu memberikan tekanan tersendiri bagi umat Islam di sana. Tahun ini, peringatan tampaknya akan difokuskan sekaligus sebagai upaya menentang pembangunan Islamic Center di lokasi yang hanya dua blok dari ground zero.

Sejumlah intimidasi dan teror telah dialami umat Islam di sana dalam beberapa hari terakhir. Islamic Center di Tennessee dan California menghadapi protes dan tindakan vandalisme. Di New York, baru-baru ini, polisi mendapati sekelompok remaja meneriakkan kata-kata kotor, memicu alarm mobil, dan menembakkan senjata api selama dua malam dengan maksud melecehkan sebuah masjid kecil di dekat Danau Ontario.

Sementara, Ketua Dewan Pusat Komunitas Islam Phoenix, Usamah Shami, mengatakan masjid yang telah dibangun sejak bertahun-tahun lalu kini mendapatkan penolakan dari sejumlah anggota masyarakat dan pejabat pemerintah setempat. Terakhir, beberapa perusuh masuk ke bangunan baru di Pusat Komunitas Islam itu, menumpahkan cat, dan memecahkan kaca jendelanya.

Sumber : republika/ap

Tiga Juta Jamaah Mencari Lailatul Qadr di Masjidil Haram - oleh Admin 07/09/2010 ¤ 09:24

MAKKAH - Lebih dari tiga juta jamaah memadati Masjidil Haram, Makkah, Ahad (5/9) waktu setempat. Mereka ingin mencari malam lailatul qadr, bertepatan dengan malam 27 Ramadhan.

Karena begitu banyaknya yang beribadah di Masjidil Haram, jamaah sampai meluap ke halaman luar masjid yang paling disucikan umat Islam tersebut. Jamaah datang untuk melakukan umrah, sholat taraweh, dan sholat malam untuk mencari malam seribu bulan itu.

Kerajaan Arab Saudi telah mempersiapkan diri untuk menyambut jutaan jamaah yang datang dari seantero dunia itu. Sekitar 4.500 polisi dikerahkan untuk menjaga ketertiban di kota Makkah. Otoritas setempat juga telah mengerahkan sekitar 10 ribu pekerja untuk menjaga kebersihan Masjidil Haram dan sekitarnya.

Untuk memberikan kenyamanan, Kerajaan Arab Saudi juga telah menyebar sebanyak 20 ribu tempat air minum berpendingin di berbagai sudut Masjidil Haram. Meskipun lalu lintas begitu padanya di sekitar Masjidil Haram, dilaporkan tak ada kecelakaan yang berarti yang terjadi malam itu. Polisi setempat juga dikerahkan untuk menangkap para pencopet dan penjahat lainnya.

Dilaporkan pula, semua kamar hotel dan apartemen di Makkah penuh terisi. Penjualan sajadah pun ikut meningkat karena jamaah menggunakannya untuk sholat di halaman luar Masjidil Haram. Pihak transportasi publik Saudi juga mengerahkan banyak armada busnya untuk mengangkut jamaah dari halaman parkir Masjidil Haram ke berbagai lokasi di sekitar Makkah.

Meski tak sebanyak di Masjidil Haram, di Masjid Nabawi, Madinah, Jamaah yang beribadah mengharapkan malam Lailatul Qadr juga membludak. Diperkirakan sebanyak 10 ribu jamaah melakukan i'tikaf di Masjid Nabawi.

Sumber : republika

Ahli Falak Saudi : 1 Syawal 1431 H Jatuh 10 September - oleh Admin 06/09/2010 ¤ 08:21

MAKKAH - Idul Fitri diprediksikan jatuh pada hari Jumat tanggal 10 September 2010. Sebab, hilal tenggelam pada tanggal 29 Ramadhan sebelum matahari terbenam. Posisi hilal akan berada tiga derajat di bawah ufuk ketika matahari terbenam sehingga tidak perlu menunggu penampakan hilal.

Demikian disampaikan oleh Hasan Bashira, Ketua Jurusan Ilmu Falak, Universitas Abdul Aziz, Jeddah sebagamana dikutip Alarabiya.net, Ahad (5/9).

Sementara itu, tradisi yang berlaku di Pengadilan Agung Al-Mahkamah Al-Ulya di Arab Saudi yang dulu disebut Majelis Pengadilan Tinggi Majelis Al-Qadla Al-A’la adalah rukyat hilal. Ketentuan tersebut sudah berjalan cukup lama. Tak hanya dalam menentukan awal dan akhir bulan Ramadhan tetapi juga bulan Dzulhijjah. Biasanya, hasil keputusan diumumkan secara luas setelah rukyat hilal.

Menariknya, rukyat tersebut masih dilakukan secara manual kasat mata. Sekalipun teropong dan alat modern sudah ditemukan. Sedangkan Daerah yang kerap digunakan sebagai lokasi rukyat hilal adalah kawasan Arab Saudi bagian tengah, terutama wilayah Sadir. Di kawasan itu banyak terdapat perbukitan yang konon menjadi lokasi rukyat hilal oleh warga sekitar sejak lama.

Sebelumnya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan hari raya idul fitri 1 Syawwal 1431 H jatuh pada hari Jumat 10 September 2010 . Sedangkan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur memprediksikan Idul Fitri 1431 H akan bersamaan. Meskipun, ketetapan akhir menunggu sidang istbat pemerintah.

Sumber : republika

Delegasi Aljazair Tiba di Jalur Gaza - oleh Admin 05/09/2010 ¤ 17:02

GAZA - Ketua Konvoi Kemanusiaan Aljazair, yang sebagiannya telah tiba di Jalur Gaza, Sabtu petang, kemarin, Syaikh Yahya Sari menegaskan bahwa konvoi ini adalah bagian dari penunaian kewajiban Aljazair terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Sari mengatakan bahwa ini adalah konvoi Aljazair yang kedua yang dikirim Organisasi Ulama Islam Aljazair. Menurutnya, rakyat Palestina sudah lebih dahulu membantu Aljazair di masa penjajahan Perancis. Jadi ini merupakan bagian dari menunaikan kewajiban yang menjadi hutang Aljazair.

Konvoi ini membawa berbagai macam bantuan terdiri dari 100 truk besar dan 58 kontainer yang membawa 65699 ton bantuan makanan dan 3 kontainer membawa peralatan sekolah, pakaian dan selimut, serta sebuah kontainer khusus untuk membawa mainan.

Konvoi juga akan memberikan hadiah kepada rakyat Palestina berupa rumah sakit terpadu. Sebanyak 9 kontainer membawa berbagai peralatan medis, termasuk 59 alat pembersih ginjal, 302 kursi roda dan berbagai perlatan medis lainnya.

Sumber : info palestina

mulaiSebelumnya [ 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 ] 10 halaman selanjutnyaSesudahnyaselesai

Member Area
 Members List Members: 479

Username:

Password:

[ Password lost ? ]


[ Menjadi Anggota ]


  Member online: 0
  Anonymous online: 14
FOTO-FOTO

Ustadz Abu Aqila


Syeikh Hasan Al Banna


Sheikh Ahmad Deedat


Al-Qaradawi


Buya Hamka
PENCARIAN




KALENDER
POLLING
Seberapa sering Anda membaca ayat Suci Al Qur'an?
 
Setiap Hari
Sepekan Sekali
Selesai Sholat Wajib
Sebulan Sekali
Tidak Pernah
Hasil
KONTAK KAMI

Bengkel Rohani Buaran
Komplek Rukan Buaran Persada
Blok no. 8
Jl. Jendral R Soekamto Jakarta Timur
Telp : (021) 86612349 / 8661325


Bengkel Rohani Koja
Ruko Koja Baru
Jl. Raya Koja- Plumpang
Jakarta Utara
Telp : (021) 26793123


Bengkel Rohani Ciputat
Jl. Ir.H.Juanda No.2A
Ciputat - Jakarta 15412
Telp : (021) 7440833 / 7409637
Fax : (021) 7495253


Bengkel Rohani Pekayon
Jl. Raya Pekayon No. 8
Jaka Setia - Bekasi Selatan
Telp : (021) 8215242


Bengkel Rohani Bekasi
Jl. Inpeksi Kalimalang
Ruko Niaga Kalimas I
Blok D23-24
Bekasi Timur - Jawa Barat
Telp : (021) 88357762 / 88357763


Bengkel Rohani Bogor
Ruko Taman Yasmin
Sektor 6 No. 188
Jl Ring Road
( KH.R. Muhammad bin Nuh )
Bogor - Jawa Barat
Telp : (0251) 753 8302


Bengkel Rohani Depok
Jl Margonda Raya
ITC Depok No 42
Depok - Jawa Barat
Telp : (021) 752 2815


Bengkel Rohani Cikarang
Jl Cianduy Raya
Blok A No 24
Ruko Pinangsia, Graha Asri
Cikarang Baru
Telp : (021) 8914 4433


Bengkel Rohani Tangerang
Jl Empu Panuluh Raya
No 46 Perumnas II
Karawaci
Tangerang - Banten
Telp : (021) 551 0466


Email

abuaqila@bengkelrohani.com
abusyihan@bengkelrohani.com
hasbullah@bengkelrohani.com
pondokzakat@bengkelrohani.com

Ke atas